Banda Aceh (ANTARA) - Kontingen Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Aceh berhasil meraih delapan medali pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Senior angkat besi PT Pupuk Indonesia, diantaranya empat medali emas, satu perak dan tiga perunggu.
"Capaian ini merupakan hasil kerja keras para atlet di tengah perubahan regulasi kelas yang membuat persaingan semakin ketat," Pelatih Kepala Angkat Besi Aceh, Effendi Eria, di Banda Aceh, Selasa.
Dalam ajang tahunan yang berlangsung di GOR Saparua, Bandung pada 17–19 April 2026 ini, Aceh menurunkan enam atlet, didampingi dua pelatih serta dua wasit asal Aceh yang turut bertugas.
Kejuaraan angkat besi tersebut diikuti sebanyak 25 Pengprov PABSI dari seluruh Indonesia, dengan total 257 peserta baik itu atlet maupun ofisial.
Baca: Atlet angkat besi Aceh wakili Indonesia pada kejuaraan Asia di China
Effendi menyebutkan, adapun kontribusi medali masing-masing diraih oleh lifter putri Nadita yang menyabet tiga medali emas sekaligus di kelas 61 kilogram.
Kemudian, lifter senior Nurul Akmal menambah satu medali emas dan satu perunggu di kelas +69 kilogram. Dari kelas putra, M Zul Ilmi turut menyumbang satu medali perak dan dua perunggu di kelas +85 kilogram.
Dalam kesempatan ini, Ketua Umum PABSI Aceh, T Rayuan Sukma, mengapresiasi pencapaian tersebut. Hasil ini patut disyukuri mengingat perubahan regulasi kelas yang membuat kompetisi semakin berat.
"Ini benar-benar prestasi yang patut disyukuri, karena regulasi kelas kali ini berbeda sehingga kompetisi semakin ketat. Namun, para atlet telah tampil maksimal dan membuktikan komitmen mereka untuk memberikan yang terbaik bagi Aceh,” katanya .
T Rayuan berharap, para atlet angkat besi Aceh terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi event yang lebih kompetitif di masa mendatang.
Baca: Nurul Akmal pertahankan emas angkat besi kelas PON XXI untuk Aceh
Pewarta: Rahmat FajriEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026