Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Aceh Husaini Syamauan menjamin keaslian produksi madu Aceh yang berlebel "Madu Trumon", sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk mengkosumsinya.

"Saya jamin madu asal hutan Kabupaten Aceh Selatan ini asli dan sekarang sudah mulai dipasok ke hotel-hotel berbitang lima serta restoran," katanya di Stand Dishut Aceh pada Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Andalan Nelayan (KTNA), Senin malam.

Menurutnya, madu Trumon tersebut merupakan hutan produksi hutan yang masih asri dan dikemas oleh penduduk pribumi dengan baik serta terlihat elegan dan berkelas.

"Madu ini produksi anak negeri dan kita pajang di stand hanya untuk mempromosi, namun banyak juga pengunjung membelinya," akui Kadishut Aceh itu.

Katanya, selain madu Trumon para pengunjung juga banyak membeli hasil produksi hutan seperti, gula aren yang dikemas secara tradisional.

"Dua produksi hutan Aceh, madu Trumon dan gula aren laris manis, pengunjung suka karena bungkusan alami dan kata petugas hampir 100 paket sudah terjual," sebutnya.

Lebih lanjut ia menyebutkan, gula aren sendiri dikemas dengan menggunakan bahan alam seperti pelepah pinang, hal ini untuk menjaga citra rasa dan keasriannya.

Selain itu juga, gula aren yang dikemas dengan pelepah pinang itu terjaga keasriannya dan tidak mudah meleleh maupun cair.

"Gula aren itu ada beberapa jenis dan yang paling diminati adalah dalam bungkusan pelepah pinang, gula aren jenis semut, gula aren rasa jahe," katanya lagi.

Pada kesempatan itu, ia mengimbau kepada masyarakat Aceh khususnya dan Indonesia pada umumnya untuk kembali ke alam dan lebih menggalakkan serta mengkonsumsi hasil alam langsung.

"Jangan membelakangi alam dan mari kita bersama-sama menjaga keberlangsungan hutan. Hasil alam itu dipastikan lebih ramah lingkungan dan secara medis bebas pengawet, lebih sehatkan," tutur Kadishut Aceh itu.
   



Pewarta: Irman Yusuf
Uploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026