Banda Aceh (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh menyatakan jalur wilayah tengah provinsi itu menghubungkan Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, dengan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, kembali normal setelah sempat putus akibat longsor.
"Jalur Takengon-Blangkejeren kini sudah dapat dilalui. Kendaraan bermotor, baik roda dua maupun empat dari kedua arah, sudah dapat melewati titik longsor," kata Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Kombes Pol Muhammad Iqbal Alqudusy di Banda Aceh, Kamis.
Sebelumnya, material longsor akibat hujan deras menutupi badan jalan Takengon-Blangkejeren, Kamis (24/8) sekira pukul 03.10 WIB. Titik longsor tersebut berada di Bukit Tembolon, Desa Ise-Ise, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues.
Baca juga: Jalan Lintasan Takengon-Blangkejeren Gayo Lues putus total akibat longsor
Perwira menengah Polda Aceh tersebut mengatakan kepolisian setempat berkoordinasi dengan perusahaan konstruksi terkait penggunaan alat berat untuk membersihkan material longsor yang terdiri tanah berlumpur dan pohon tumbang.
Personel Satuan Lalu Lintas Polres Gayo Lues dan anggota pos polisi Pantan Cuaca dikerahkan untuk mengamankan lokasi serta membantu membersihkan lumpur material longsor.
"Pembersihan material longsor berlangsung beberapa jam hingga akhirnya badan yang tertutup tanah dan pohon tumbang akhirnya berhasil dibersihkan. Selanjutnya, kendaraan diperbolehkan lewat dengan sistem bergantian dari kedua arah," katanya.