Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Aceh menggelar rapat koordinasi atau rakor kesiapan pilkada serentak di provinsi itu.

Rapat koordinasi dipusatkan di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Aceh di Banda Aceh, Kamis, dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Soedarmo.

Rapat dihadiri unsur Forkopimda di antaranya Kapolda Aceh Irjen Pol Rio Septianda Djambak, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Tatang Sulaiman, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Raja Nafrizal.

Rapat koordinasi juga dihadiri para bupati/wali kota se Aceh, kepala kejaksaan negeri, kepala kepolisian resor serta ketua  Komisi Independen Pemilihan (KIP/KPU), Panitia Pengawas Pemilihan, baik provinsi maupun kabupaten/kota se Aceh.

Plt Gubernur Aceh Soedarmo mengatakan, rapat koordinasi ini merupakan konsolidasi pengecekan terakhir dari penyelenggara pilkada, baik KIP/KPU maupun Panwaslih provinsi dan kabupaten/kota.

"Dalam rapat ini dicek mana yang belum siap. Jika ada yang belum siap, kita punya waktu lima hari untuk melengkapinya. Yang paling penting, pilkada Aceh jangan terhambat," kata Soedarmo.

Pada kesempatan itu, Soedarmo mengajak semua pihak menyukseskan pilkada serentak di Aceh. Apalagi pilkada serentak di Aceh ini yang terbanyak, yakni satu pemilihan gubernur, dan 20 pemilihan bupati/wali kota beserta wakil.

"Mari buktikan bahwa Aceh mampu melaksanakan pilkada serentak secara aman, tertib, dan berkualitas. Apalagi ada penilaian pilkada di Aceh masuk kategori rawan bersama sejumlah provinsi lainnya di Indonesia," ungkap Soedarmo.

Pemilihan kepala daerah di Aceh berlangsung pada 15 Februari 2017. Pemilihan itu digelar serentak antara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 2017-2022 dengan pemilihan 16 bupati dan empat wali kota beserta wakil dari 23 kabupaten/kota di Aceh.

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh diikuti enam pasangan calon, yakni Tarmizi A Karim dan Machsalmina (partai politik), Zakaria Saman dan T Alaidinsyah (perseorangan).

Kemudian, Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa Usab (perseorangan), Zaini Abdullah dan Nasaruddin (perseorangan), Muzakir Manaf dan TA Khalid (partai politik) serta pasangan Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah yang diusung partai politik.



Pewarta: M Haris SA
: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026