Meulaboh (ANTARA Aceh) - Ratusan masyarakat dalam Desa Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat memadati lapangan bola yang dijadikan tempat pemungutan suara (TPS) untuk memberikan hak suaranya pada Pilkada, Rabu.
Nurlela, salah seorang warga di Meulaboh mengatakan, dirinya sudah datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada pukul 07.30 WIB dan kemudian menyerahkan surat undangan kepada panitia dan dipanggil langsung untuk melakukan pencoblosan.
"Karena kebetulan pemilih belum banyak datang, begitu menyerahkan surat suara saya langsung di pangil. Setelah mencoblos sebelum keluar dari dalam lokasi TPS dicelupkan tinta," kata pemilih di TPS 3 Desa Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.
Di lokasi tersebut tersedia lima buah TPS dengan total pemilih 2.313 pemilih terdiri dari TPS 1 dengan pemilih 412 pemilih, TPS 2 sebanyak 461, TPS 3 497 pemilih, TPS 4 sebanyak 533 pemilih dan TPS 6 sebanyak 410 pemilih, sementara TPS 5 ditempatkan di luar lokasi lapangan.
Pilkada di daerah itu diantaranya untuk Gubernur/Wakil Gubernur Aceh yang diikuti oleh enam pasangan calon (paslon) dan pemilihan Bupati/Wakil Bupati Aceh Barat priode 2017-2022 yang diikuti oleh tiga paslon.
Selain itu terpantau hampir disebagian besar TPS di Aceh Barat memanfaatkan pemukiman terbuka seperti lapangan bola dan paling banyak adalah mengunakan halaman masjid di desa masing-masing, setiap TPS kawasan kota Meulaboh terpantau di tempatkan personel Polisi dan linmas.
Seperti terpantau di Desa Lapang, Desa Leuhan, Desa Drien Rampak, Desa Kuta Padang, sebagian besar lagi berlokasi penempatan TPS berada di perkarangan sekolah-sekolah, akan tetapi jumlah pemilih yang datang ke setiap TPS sejak pagi tidak begitu padat.
Aktivitas masyarakat perkotaan Meulaboh sejak pagi tadi terlihat lenggang, pertokoan tutup dan masyarakat berbondong-bondong datang ke TPS untuk mengikuti pemilihan menentukan pemimpinnya untuk lima tahun ke depan.
Pewarta: Anwar: Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.