Banda Aceh (ANTARA) - Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA berharap provinsi paling barat Indonesia ini harus mulai meningkat dan mengandalkan ekonomi dari sektor industri kreatif, sehingga tidak terfokus pada sumber daya alam semata.
"Saya berharap suatu saat Aceh tidak lagi bergantung pada ekspor sumber daya alam, melainkan lebih mengandalkan industri kreatif dan intelektual," kata Safrizal ZA, di Banda Aceh, Jumat.
Dia mengatakan, UMKM berperan besar dalam perekonomian nasional, dimana menyumbang sekitar 61–63 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
"Indonesia dibangun di atas UMKM. Saat krisis ekonomi, sektor inilah yang tetap bertahan. Jika UMKM berjalan, maka tidak ada pengangguran. Sumber daya manusia Aceh ini hebat, kita hanya perlu memberikan kesempatan dan peluang," ujarnya.
Oleh Karena itu, Safrizal berharap Aceh juga bisa bekerja keras untuk mengandalkan sektor ekonomi atau industri kreatif layaknya seperti negara-negara lainnya yang memiliki tingkat ekspor kerajinan tinggi.
Baca: Pusat Riset USK usul Pemerintah Aceh bentuk lembaga ekraf untuk petakan potensi lokal
"Singapura mengekspor produk kerajinan hingga 41 persen, Thailand 29 persen, sementara Indonesia baru mencapai 15,7 persen. Artinya, kita masih harus bekerja keras," katanya.
Sebagai informasi, Aceh juga baru meresmikan Galeri Seuramoe Dekranasda Aceh, di Banda Aceh. Tempat tersebut sebagai langkah awal untuk memperkuat industri kerajinan lokal dan mendorong pengembangan UMKM di Aceh.
Safrizal juga mengusulkan strategi untuk mendukung UMKM, salah satunya dengan kebijakan penggunaan produk lokal oleh pegawai pemerintah.
"Setiap Kamis, pegawai kita bisa diwajibkan memakai batik khas Aceh. Ada sekitar 20 ribu pegawai, jika mereka menggunakan batik Aceh, maka UMKM akan terus berproduksi," ujarnya.
Kemudian, juga menginstruksikan pemerintah daerah dapat menjadikan produk Dekranasda sebagai buah tangan resmi bagi tamu-tamu pemerintah.
"Dengan cara ini, uang akan terus berputar di masyarakat dan para pengrajin di Aceh bisa merasakan dampaknya," demikian Safrizal ZA.