Banda Aceh (ANTARA) - Memasuki masa libur lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah dan cuti bersama, operasional Bank Aceh juga mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah tersebut, tetapi tetap masih dapat melayani nasabah.
“Pada periode libur lebaran kali ini, operasional bank akan mengikuti jadwal cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah," kata Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Iskandar di Banda Aceh, Kamis.
Adapun masa cuti bersama yang ditetapkan pemerintah adalah pada 28 Maret sampai 7 April 2025, sehingga jam operasional BI secara normal akan kembali dilakukan pada 8 April 2025.
Namun, kata Iskandar, 1 April dan 22 April 2025, Bank Aceh melakukan operasional terbatas khusus pada kantor cabang mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB dengan melayani pembayaran gaji pensiun.
Kemudian, untuk mengantisipasi kebutuhan perbankan sepanjang libur dan cuti bersama, nasabah dapat menggunakan berbagai kanal digital dan elektronik Bank Aceh yang tersedia di seluruh wilayah Aceh, Medan, dan Jakarta.
Dirinya menegaskan, Bank Aceh juga mendukung nasabah untuk bertransaksi menggunakan layanan digital seperti Action Mobile Banking, EDC, QRIS, Kartu Debit, layanan Action Cash (Tarik dan Setor Tunai Tanpa ATM), layanan ATM setor tarik (CRM) dan ATM.
“Layanan Action Mobile Banking saat ini telah memiliki sejumlah fitur yang dapat memudahkan layanan transaksi sepanjang hari libur dan cuti bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, fitur Action Mobile Banking memberikan kemudahan layanan transfer, top up e-wallet seperti Link Aja, Gopay, OVO, hingga uang elektronik Bank Aceh Pengcard, pembayaran telepon pra dan pasca bayar, listrik, TV berlangganan, pembayaran asuransi, transportasi darat dan udara, pajak dan retribusi, zakat infak dan sedekah, hingga pembayaran SPP.
“Bagi nasabah yang ingin melakukan transaksi tarik dan setor tunai, dapat menggunakan ATM setor-tarik Bank Aceh yang beroperasi 24 jam,” katanya.
Dirinya mengatakan, Bank Aceh juga memastikan ketersediaan uang tunai yang cukup di seluruh jaringan ATM dan kantor cabang yang beroperasi selama periode libur Lebaran.
Saat ini Bank Aceh menyediakan 478 unit layanan ATM dan ATM setor tarik yang tersebar di seluruh wilayah Aceh, Medan, dan Jakarta.
Adapun operasional layanan perbankan akan kembali berjalan sebagaimana mestinya itu pada 8 April 2025.
"Nasabah yang mudik dapat menggunakan layanan elektronik yang tersebar di seluruh kabupaten kota yang ada di Aceh, Medan dan Jakarta,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, dirinya juga mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati terhadap modus penipuan online yang semakin marak terjadi menjelang libur panjang.
Modus penipuan online yang marak terjadi saat liburan dan Lebaran adalah modus penipuan berkedok tiket mudik murah, undian berhadiah palsu, hingga modus transfer uang salah kirim.
Nasabah juga harus menjaga data-data pribadi, jangan click link yang tidak resmi, apalagi sampai isi data pribadi. Bank Aceh tidak pernah meminta data pribadi seperti username, password, PIN dan OTP.
"Jika menemukan penipuan harap melapor ke Contact Center Bank Aceh di 1500845 atau Costumer Service Bank Aceh,” tutup Iskandar.