Nagan Raya (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh memastikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi 674 kepala keluarga (KK) di daerah itu saat ini sudah mencapai sekitar 30 persen.
“Dengan tercapainya pembangunan sekitar 30 persen, diharapkan pembangunan ini akan selesai sebelum bulan suci Ramadhan bulan depan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Irfanda Rinaldi kepada ANTARA, Rabu.
Ada pun lokasi pembangunan hunian sementara di Nagan Raya, saat ini berada di Desa/Gampong Blang Meurandeh, Desa Kuta Teungoh, serta Gampong Babah Suak, dan Gampong Blang, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Taya, Aceh.
Baca juga: Bupati ingatkan pemegang HGU tidak rampas tanah warga
Ia menjelaskan, pembangunan ratusan unit huntara tersebut dipusatkan di sejumlah desa di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh yang saat ini menjadi salah satu lokasi titik terparah kerusakan akibat bencana alam banjir bandang.
Irfanda mengatakan, saat ini sekitar 1.500-an masyarakat di wilayah itu juga masih mengungsi di tenda pengungsian, karena sebagian besar rumah masyarakat di daerah ini rusak dan hilang akibat bencana alam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh menyatakan saat ini sebanyak 730 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.500-an jiwa masyarakat korban banjir bandang di daerah setempat masih mengungsi akibat kehilangan rumah pascabencana banjir bandang, yang terjadi pada Rabu, 26 November 2025 lalu.
“Sebagian besar pengungsi berada di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang dengan jumlah mencapai 674 kepala keluarga,” katanya.
Irfanda Rinaldi mengatakan pembangunan hunian sementara untuk korban banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, sebagai upaya untuk menyediakan hunian bagi masyarakat yang terdampak bencana alam.
Dia mengatakan sebagian besar masyarakat yang mengungsi, hingga saat ini juga masih mendapatkan penyaluran bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sehingga kebutuhan pokok masyarakat hingga kini masih terus disalurkan.
Baca juga: BPBD Nagan Raya padamkan kebakaran lahan di sekitar PLTU
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026