Aceh Barat (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) hingga saat ini terus berupaya memacu penyelesaian enam unit bangunan hunian sementara bagi penyintas bencana alam banjir bandang di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat.
“Alhamdulillah, progres pembangunan huntara di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat yang berjumlah enam unit saat ini sudah mencapai 98 persen,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah kepada wartawan, Selasa.
Ia menyebutkan, selain saran huntara yang sudah selesai, enam unit bangunan tersebut saat ini sudah memiliki jaringan air bersih dan sarana listrik, dan menunggu penyambungan arus ke jaringan milik PLN.
Baca juga: BNPB beli aneka kebutuhan pengungsi di huntara Aceh Barat
Teuku Ronal mengatakan enam unit bangunan huntara berlokasi di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen ditargetkan dapat segera dihuni dalam waktu dekat oleh penyintas bencana alam.
Sedangkan untuk pembangunan enam unit hunian sementara (huntara) di Desa Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, kondisi pembangunan di kawasan tersebut saat ini baru mencapai 70 persen.
Pihaknya yakin upaya penyelesaian huntara bagi masyarakat yang dilaksanakan oleh BNPB, akan selesai dengan batas waktu yang telah ditentukan.
Teuku Ronald menambahkan untuk kelengkapan dan kebutuhan dasar awal kedua komplek huntara tersebut, saat ini juga sudah tersedia dan difasilitasi oleh BNPB pusat dan BPBA Provinsi Aceh.
Ada pun sarana yang sudah tersedia tersebut diantaranya seperti kasur, tikar, kompor, kasur lipat, kipas angin, sembako, bantal dan beberapa jenis bantuan lainnya.
Sedangkan untuk peralatan pendukung yang nantinya masih dibutuhkan oleh penyintas bencana alam, seperti sembako lanjutan, kebutuhan pagar, seng tambahan untuk menambah volume bangunan bagian dapur, dan barang-barang harian lainnya (selimut, sarung dll) akan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui BPBD dan dinas sosial setempat, kata Teuku Ronald.
Baca juga: Pembangunan 1.503 unit huntara di Aceh Timur rampung 100 persen
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026