Nagan Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh mengapresiasi upaya Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) yang saat ini terus berupaya mempercepat pembangunan 674 unit hunian sementara (huntara), bagi masyarakat korban banjir bandang di daerah ini.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat dan BNPB, yang saat ini terus berupaya menyiapkan huntara bagi masyarakat yang terdampak bencana,” kata Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan di Nagan Raya, Kamis.

Ia mengatakan, lokasi pembangunan hunian sementara di Nagan Raya, saat ini berada di Desa/Gampong Blang Meurandeh, Desa Kuta Teungoh, serta Gampong Babah Suak, dan Gampong Blang, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Taya, Aceh.

Pembangunan ratusan unit huntara tersebut dipusatkan di sejumlah desa di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh yang saat ini menjadi salah satu lokasi titik terparah kerusakan akibat bencana alam banjir bandang.

Baca: Pembangunan 674 huntara korban bencana di Nagan Raya mencapai 30 persen

Saat ini, sekitar 1.500-an masyarakat di wilayah itu juga masih mengungsi di tenda pengungsian, karena sebagian besar rumah masyarakat di daerah ini rusak dan hilang akibat bencana alam.

Teuku Raja Keumangan mengatakan pentingnya percepatan pendataan dan kesiapan teknis di lapangan, sehingga pembangunan huntara dapat diselesaikan sebelum bulan suci Ramadhan, sehingga masyarakat korban bencana memiliki hunian sementara saat melaksanakan ibadah puasa nantinya.

Ia juga meminta Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) dan BPBD Nagan Raya, agar aktif turun ke lokasi bencana, guna melakukan pendataan dan pemantauan agar semua yang dibutuhkan masyarakat, dapat tertangani.

Sementara itu, Brigjen Jahidin Chilo dari BNPB menyampaikan bahwa percepatan pembangunan huntara dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak vendor dan memberdayakan masyarakat setempat. 

"Untuk mempercepat pekerjaan, BNPB membuka peluang penambahan penggunaan alat berat di lapangan serta meminta BPBD terus mendorong para vendor agar bekerja sesuai target yang telah ditetapkan," ungkapnya.

Baca: Pemerintah Aceh percepat ketersediaan lahan hunian tetap



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026