Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie, Provinsi Aceh, menyalurkan sebanyak 119 ekor sapi bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk tradisi meugang masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di daerah itu.
Wakil Bupati Pidie Alzaizi di Pidie, Selasa, mengatakan sebelum Presiden RI mengucurkan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk bantuan tradisi meugang menyambut bulan suci Ramadhan 1447 masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan longsor.
"Selanjutnya, Pemkab Pidie membelanjakan 119 ekor sapi dari total bantuan Presiden senilai Rp2 miliar. Seratusan sapi tersebut disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana," kata Wakil Bupati Pidie.
Baca juga: Kondisi bencana tidak pengaruhi permintaan daging meugang ramadhan
Alzaizi menyebutkan bantuan Presiden RI Prabowo Subianto tersebut disalurkan kepada 5.547 keluarga yang tersebar di delapan kecamatan terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.
Masyarakat penerima bantuan tersebut, kata dia, yakni sebanyak 1.461 keluarga di Kecamatan Kembang Tanjong, sebanyak 1.615 keluarga di Kecamatan Mutiara Timur, dan sebanyak 1.843 keluarga di Kecamatan Mutiara.
Kemudian, di Kecamatan Tangse sebanyak 118 keluarga, 156 keluarga di Kecamatan Glumpang Baro, 348 keluarga di Kecamatan Simpang Tiga, serta enam keluarga di Kecamatan Pidie dan dua keluarga di Kecamatan Keumala.
"Semua keluarga penerima bantuan daging meugang dari Presiden tersebut tersebar di 59 desa atau gampong dalam delapan kecamatan di Kabupaten Pidie," katanya.
Alzaizi menyebutkan dari 119 ekor sapi, sebanyak 31 ekor di antaranya disalurkan ke Kecamatan Kembang Tanjong, sebanyak 39 ekor untuk Kecamatan Mutiara, tiga ekor untuk Kecamatan Tangse.
Selanjutnya, tujuh ekor didistribusikan di Kecamatan Keumala, empat ekor di Kecamatan Glumpang Baro, serta 31 ekor masing-masing disalurkan di Kecamatan Mutiara Timur, Kecamatan Pidie, dan Kecamatan Keumala.
"Sesuai hasil kesepakatan Forkopimda Pidie, warga yang berhak mendapatkan daging meugang bantuan Presiden ini adalah keluarga yang rumahnya rusak akibat bencana banjir pada akhir November 2025," kata Alzaizi.
Wakil Bupati Pidie mengatakan penyaluran daging sapi tersebut menggunakan kupon. Warga yang namanya tertera sebagai penerima akan menerima kupon dari masing-masing keuchik atau kepala desa.
"Kemudian, warga menukarkan kupon tersebut dengan daging meugang pada titik distribusi yang telah ditentukan pada hari meugang pertama Selasa (17/2)," kata Alzaizi.
Baca juga: Pemkab Pidie Jaya salurkan bantuan meugang dari Presiden
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026