Aceh Barat (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menyatakan enam kepala keluarga (KK) penyintas banjir bandang di Desa Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen, kabupaten akan menghuni hunian sementara (huntara) usai Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Berhubung situasinya saat ini sedang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat sepakat menempati huntara setelah lebaran usai,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah di Meulaboh, Sabtu.
Teuku Ronald mengatakan para penyintas bencana beralasan jika menempati huntara dalam kondisi Hari Raya Idul Fitri, kondisi tersebut belum memungkinkan karena masyarakat masih ingin merayakan lebaran bersama sanak saudaranya yang lain.
Selain itu, masyarakat beralasan momentum Idul Fitri dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat lainnya, sebelum menempati hunian sementara yang saat ini telah selesai dilakukan pembangunan oleh BNPB.
Ia menyebutkan total pembangunan huntara ada 12 unit tersebar di Desa Lawet dan Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat.
Pembangunan huntara yang dikerjakan di Desa Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen, telah rampung oleh BNPB sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.
“Kalau sarana nya sudah selesai, tinggal kita lengkapi isi huntara nya saja,” katanya.
Sebelumnya pada Selasa (10/2) lalu, sebanyak enam kepala keluarga (KK) lainnya telah menempati huntara berlokasi di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, kata Teuku Ronald.
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026