Banda Aceh, 21/1 (Antara) - Pemerintah Aceh meminta bupati dan wali kota agar dapat segera merealisasikan pagu beras masyarakat miskin (raskin) yang telah dialokasikan sebanyak 64 ribu ton, sehingga bisa membantu rakyat kurang mampu.

"Kami minta pagu yang telah ditetapkan untuk Aceh sesuai dengan surat keputusan gubernur itu dapat segera ditindaklanjuti oleh setiap pemerintah daerah," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Aceh Safwan di Banda Aceh, Selasa.

Dijelaskannya, pendistribusian beras masyarakat miskin sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan merupakan salah satu upaya membantu masyarakat dan juga menekan harga beras di pasaran.

"Artinya, jika beras yang dijatahkan untuk rumah tangga sasaran direalisasikan diseluruh kabupaten/kota sesuai dengan pagu dan jadwal yang telah ditetapkan maka akan membantu masyarakat pendapatan rendah," katanya.

Disebutkannya, sesuai dengan keputusan Gubernur Aceh No.511.1/06/2014, jumlah penerima Raskin sebanyak 356.720 rumah tangga sasaran (RTS) yang tersebar di 23 kabupaten/kota di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

Menurut dia, dengan pendistribusian Raskin disetiap kawasan akan membantu seluruh keluarga penerima manfaat dan juga akan menekan lonjakan harga beras yang naik di pasaran.

"Kami yakin kenaikan harga beras di pasaran yang dipicu minimnya stok karena belum tibanya musim panen akan segera teratasi seiring lancarny pendistribusian Raskin disetiap wilayah," katanya.

Ia menambahkan Perum Bulog Divre Aceh sudah menyatakan kesiapannya untuk mendistribusikan seluruh pagu raskin yang telah dijatahkan untuk penerima manfaat di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu.


Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026