Aceh Selatan (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan melaksanakan kegiatan tes kemampuan akademik (TKA) di sebanyak 204 sekolah dasar (SD) guna mengukur capaian pembelajaran peserta didik secara lebih terstruktur.
"Pelaksanaan tes TKA ini diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh terhadap kualitas pembelajaran jenjang sekolah dasar," kata Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan Ridha Nisfu di Aceh Selatan, Senin.
Menurut dia, tes kemampuan akademik untuk menilai kemampuan dasar peserta didik pada sejumlah mata pelajaran. Serta pemahaman konsep dasar yang telah dipelajari selama masa pendidikan di sekolah dasar.
"Dengan pelaksanaan TKA ini, kami bisa melihat sejauh mana kemampuan peserta didik dalam mengikuti proses belajar mengajar. Hasil TKA ini akan menjadi bahan evaluasi," kata Ridha Nisfu.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan Teuku Rismarjon mengatakan pelaksanaan tes kemampuan akademik jenjang SD berlangsung mulai 20 hingga 30 April 2026.
Baca: Sebanyak 213 sekolah di Aceh Besar ikuti TKA serentak
"Seluruh proses asesmen TKA ini dilaksanakan berbasis komputer di 204 dari 207 sekolah dasar di Kabupaten Aceh Selatan. Tiga sekolah dasar tidak melaksanakan TKA karena tidak ada kelas tinggi atau kelas enam," katanya.
Dari 204 sekolah dasar yang melaksanakan tes kemampuan akademik tersebut, sebanyak 152 sekolah melaksanakannya secara mandiri. Sedangkan 52 sekolah lainnya menumpang ke sekolah yang memiliki komputer yang lengkap.
"Adapun jumlah peserta didik yang ikut tes kemampuan akademik sebanyak berjumlah 3.303 orang dengan rincian laki-laki berjumlah 1.743 dan perempuan sebanyak 1.560," katanya.
Sesuai dengan arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kata dia, pelaksanaan tes kemampuan akademik dilaksanakan serentak di seluruh sekolah dasar di Kabupaten Aceh Selatan.
"Hasil tes nantinya digunakan sebagai bahan perbaikan sistem pembelajaran di setiap sekolah. Kami menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua murid dalam mendukung perkembangan akademik peserta didik secara optimal," kata Teuku Rismarjon.
Baca: Sebanyak 104 peserta didik program pendidikan kesetaraan ikut TKA
Pewarta: Risky Hardian SaputraEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026