Banda Aceh (ANTARA) - Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) memperkuat karakter dan jiwa kepemimpinan bagi pelajar di provinsi setempat agar terbentuk kapasitas menyeluruh.
"Program ini dirancang bukan sekadar sebagai pelatihan, tetapi sebagai proses pembinaan intensif yang menggabungkan penguatan mental, karakter, dan pengalaman langsung di lapangan," kata Ketua Yayasan AMANAH, Dr. Syaifullah Muhammad di Aceh Besar, Sabtu.
Pernyataan itu disampaikan di sela-sela Bootcamp Pengembangan Diri Pelajar yang diikuti sebanyak 80 siswa dari Yayasan Pendidikan Hafizh Cendekia (YPHC) di Kompleks AMANAH Ladong,
Aceh Besar.
Ia menjelaskan selama kegiatan peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga menjalani serangkaian aktivitas yang menuntut refleksi diri, kedisiplinan, serta keterlibatan sosial.
Menurut dia kepemimpinan berakar pada kemampuan komunikasi. Seorang pemimpin harus mampu mempengaruhi dan menggerakkan.
"Di sinilah komunikasi menjadi
kunci. Para siswa ini adalah calon pemimpin Aceh yang harus mulai ditempa sejak sekarang,” katanya.
Ia mengatakan, kepemimpinan harus terwujud dalam tindakan, bukan berhenti pada konsep.
"Salah satu kekuatan program ini terletak pada integrasi antara pembelajaran dan praktik langsung. Peserta terlibat dalam kegiatan pembersihan Pantai Ladong sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan," katanya.
Selain itu, mereka mengikuti tur ke berbagai unit AMANAH untuk memahami ekosistem inkubasi bisnis serta membuka wawasan tentang kemandirian ekonomi dan inovasi.
Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan sesi team building melalui outbound, serta pembiasaan disiplin ibadah dan tilawah Al Quran yang didampingi oleh guru-guru YPHC, guna membangun keseimbangan antara aspek intelektual, karakter, dan spiritualitas.
Baca juga: AMANAH Youth Creative Hub Kembali Dibuka, Tawarkan Pengalaman Petik Melon Langsung di Kebun
Pewarta: M IfdhalEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026