Nagan Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, mencatatkan capaian ekonomi positif pada tahun 2025, dengan memiliki nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten tersebut mencapai Rp13,31 triliun.
“PDRB sebesar Rp13,3 triliun ini telah menempatkan Nagan Raya di posisi kedelapan sebagai daerah dengan kekuatan ekonomi tertinggi di Aceh,” kata Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan dalam keterangan diterima di Nagan Raya, Selasa.
Ia mengatakan capaian tersebut merupakan indikator kuat bahwa struktur ekonomi daerah semakin kokoh dan kompetitif di tingkat Provinsi Aceh.
Teuku Raja Keumangan mengatakan PDRB sebesar Rp13,31 triliun ini, juga menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi Nagan Raya berada di posisi atas dan sangat patut diperhitungkan.
Baca: Nagan Raya luncurkan layanan darurat Call Center 112, jangan dipakai untuk bercanda
Ia menyebutkan terdapat lima sektor utama yang menjadi tulang punggung perekonomian di Kabupaten Nagan Raya, Aceh diantaranya sektor pertanian tetap menjadi basis utama ekonomi kerakyatan dan sektor pertambangan batu bara juga memiliki kontribusi signifikan bagi pendapatan daerah.
Kemudian sektor perdagangan termasuk pertumbuhan industri kelapa sawit di Nagan Raya, juga menjadi salah satu penyumbang PDRB, dan meningkatnya sektor konstruksi juga memiliki andil untuk keberlanjutan pembangunan infrastruktur, termasuk berkembangnya industri olahan, sebagai pemberi nilai tambah produk lokal.
Teuku Raja Keumangan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan perhatian khusus pada pengembangan kelima sektor tersebut untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.
"Kelima sektor inilah yang harus menjadi fokus utama pemerintah. Kami akan terus mendorong pengembangannya agar dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang lebih pesat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di tahun-tahun mendatang," kata Teuku Raja Keumangan.
Baca: Pemkab Nagan Raya perketat pemantauan jaga stabilitas harga kelapa sawit
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026