Penandatanganan petisi tersebut dipusatkan di Pantai Ulee Lheue, Banda Aceh, Senin. Penandatanganan petisi tersebut turut disaksikan Kapolresta Banda Aceh AKBP Trisno Riyanto.
Petisi tersebut ditandatangani di atas media dengan latar merah putih. Di media tersebut juga ada gambar beserta nama sejumlah anggota Polri yang menjadi korban teroris di Rutan Cabang Salemba, Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.
Setiap warga yang datang ke tempat lokasi penandatanganan petisi lawan teroris langsung membubuhkan tanda tangannya dengan inisiatif sendiri di atas media sepanjang puluhan meter tersebut.
Kapolresta Banda Aceh AKBP Trisno Riyanto mengapresiasi masyarakat yang berpartisipasi menandatangani petisi lawan teroris. Partisipasi ini sebagai bentuk penolakan masyarakat terhadap kehadiran teroris.
"Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk solidaritas dan turut belasungkawa masyarakat Banda Aceh atas gugurnya sejumlah anggota Polri di Mako Brimob," kata dia
Penandatanganan petisi juga bentuk kepedulian masyarakat melawan teroris. Dengan adanya petisi tersebut, semua elemen masyarakat Banda Aceh menyatakan siap melawan teroris.
"Jangan takut terhadap teroris. Mari bersama-sama melawan teroris. Serta mengantisipasi setiap ancaman teroris yang terjadi di Kota Banda Aceh," kata AKBP Trisno Riyanto.
Pewarta: M.Haris SAUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.