Silaturrahmi akbar yang berlangsung di Tugu Sabang-Merauke berlokasi di Jalan Diponegoro, depan Kantor Walikota Sabang tersebut dihadiri seribuan peserta dari unsur Forkompinda serta tokoh masyarakat berlangsung meriah dan sukses.
Pasalnya, semua peserta silaturrahmi akbar tersebut memasangkan pita "Merah Putih'"dan mengikatnya di kepala.
Walikota Sabang Nazaruddin dalam sambutannya menyatakan, Halal Bihalal Akbar ini merupakan momentum untuk mempererat tali pèrsaudaraan dan persatuan bangsa sesama suku, agama dan sebagai kota yang aman dan damai.
"Halal bihalal akbar ini digelar untuk memperkuat komunikasi antar instansi pemerintah demi terwujudkan kekompakan agar semua pihak dapat berkomunikasi dengan baik," kata Walikota Sabang.
Acara halal bihalal ini digagas bersama para unsur Fokompinda se-Kota Sabang dengan harapan dapat menjaga silaturahmi antar sesama dan direncanakan akan menjadi tahunan pemerintah setempat.
Salah seorang tokoh masyarakat Kota Sabang M Yacob Saleh mengatakan, pulau terluar Indonesia ini penduduknya bermacam suku bangsa, agama serta adat istiadat.
"Silaturrahmi ini wujud dari kesatuan Bhineka Tunggal Ika dan walau berbeda-beda kita tetap satu yakni dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Sabang sampai Merauke," ujar mantan Ketua MPU Kota Sabang tersebut.
Silaturrahmi akbar tersebut diikuti seluruh Pimpinan Daerah, Anggota DPRK, TNI/Polri, ASN ( Aparatur Sipil Negara) Instansi Vertikal, Perbankan, BUMN, Keuchik se-Kota Sabang, Imum Mukim, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat se-Kota Sabang. Kemudian, Pemerintah Kota Sabang juga menyediakan sebanyak 20 kuah beulangong (20 kuah belanga) untuk dinikmati bersama-sama.
Pewarta: IrmanEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.