Singkil (Antaranews Aceh) - Banjir kembali merendam ratusan rumah di tujuh desa di Aceh Singkil setelah diguyur hujan lebat dalam dua hari terakhir, namun belum ada warga yang mengungsi.
Camat Singkil Syafrizal di Singkil, Kamis mengatakan ini merupakan banjir yang kedua melanda daerahnya dalam sebulan terakhir.
Ia menyebutkan banjir kali ini yang melanda sejumlah desa diantaranya pea Bumbung, Ujung bawang, Teluk Rumbia, Rantau Gadang, Kuta Simboling dan Suka makmur.
Sementara, kata Syafrizal, 10 Desa yang lainny di Kecamatan Singkil mulai sedikit terimbas banjir, yakni Desa Pasar, Kilangan, Ujung, Pulo Sarok, Selok Aceh, Pemuka, Suka Damai, Siti ambia, Teluk Ambun, dan takal pasir.
"Penyebab banjir tingginya intensitas hujan sepekan terakhir, sehingga luapan sungai juga menambah tingginya debit air Tiga hari terakhir ini," ujar Syafrizal.
Saat ini upaya pihak Kecamatan menghimbau para Kepala Desa untuk mensikapi kejadian hal - hal yang tak diinginkan dan terus bersiaga akan dampak bencana banjir serta diharapka terus berkoordinasi dengan pihak Kecamatan.
"Saya memperkirakan luapan air semakin bertambah, dan dipastikan ruas jalan dan pekarangan rumah warga di beberapa lokasi sudah mulai tampak di genangi banjir, dengan ketinggian setengah hingga Satu meter," ujarnya.
Rumah warga yang berpola panggung harus lebih memperhatikan anggota keluarganya berhati - hati, sementara rumah yang berkategori biasa rendah, mulai sibuk memindahkan barang barang perabotan rumahnya.
Aceh Singkil kembali dilanda banjir
Kamis, 8 November 2018 20:50 WIB

ilustrasi: Seorang warga terbaring di teras rumahnya yang terendam banjir di Desa Pasi Leuhan, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Selasa (16/10/2018). Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Jaya, Pidie, Bireun, Aceh Utara, Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Tamiang terus meluas akibat tingginya intensitas hujan sehingga mengakibatkan ribuan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian 50 sampai 150 cm. (Antara Aceh/Syifa Yulinnas)