"Begitu pula perbedaan partai dalam pesta demokrasi sah-sah saja dan tetap menjaga persaudaraan sesama anak bangsa," kata Ma'ruf di Waisai, Papua Barat, Jumat.
Dia mengatakan, "meskipun berbeda partai pada pemilu 2019 tetapi kita semua bersaudara sebagai anak Indonesia. Jangan jadikan perbedaan itu untuk bermusuhan dan saling menghakimi."
Baca juga: Ma'ruf Amin ingatkan masyarakat untuk bersikap toleran
Menurut Ma'ruf, Indonesia terdapat berbagai ras, suku, bahasa, dan agama yang telah diwariskan pemimpin-pemimpin bangsa sebelumnya.
Karena itu, kata dia, perbedaan itu harus dipertahankan sebagai kekuatan besar dalam menghadapi segala persoalan yang terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dia mengatakan, MUI selaku organisasi Islam di Indonesia selalu menjaga umat agar menghargai perbedaan ras, suku, bahasa, dan agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca juga: Ma'ruf Amin: radikalisme harus dibersihkan
"Kami menjaga umat pula agar tidak saling membenci, tidak saling menghakimi tetapi saling menyayangi dan saling membantu sebagai sesama saudara sebangsa dan setanah air," ujarnya.
MUI menghargai perbedaan agama di negara ini sebagai mana tema Rakernas 2018, yakni "Memperteguh Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah Untuk Kemajuan NKRI," ujarnya.
Pewarta: Ernes BroningEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.