Kepala Dinas Kesehatan Nagan Raya, Hj Siti Zaidar di Nagan Raya, Senin mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mendeteksi lebih dini penyakit pada inveksi serviks kaum wanita sebagai upaya pencegahan dan penanggananan.
Ia menyampaikan, sepanjang tahun 2018 pihaknya menemukan seorang warga di daerah Nagan Raya, yang positif terinveksi kanker serviks dan saat ini telah dilakukan penanganan secara berkelanjutan oleh pihak medis.
"Ada satu orang warga kita yang tidak boleh saya sebutkan namanya sudah terkena kanker serviks dan sekarang dalam penanganan medis di Kota Banda Aceh," katanya saat berlangsung kegiatan di Puskesmas Cot Kuta, Suka Makmue.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Nagan Raya.
Kegiatan deteksi dini kanker serviks dan tes IVA gratis dilakukan terhadap 60 puluh wanita perwakilan dari setiap kecamatan di kabupaten setempat yang ditangani oleh Dokter Kandungan, Elicia Perwakilan IBI dan beberapa bidan senior lainnya.
"Kegiatan ini dalam rangka memperingati hari Ibu ke - 90, kami mengundang 60 wanita dari setiap kecamatan di Nagan Raya untuk di cek IVA yang langsung ditangani dokter ahlinya," kata Ketua TP-PKK Nagan Raya, Hj Marwati Ibnu Ali.
Istri Bupati Nagan Raya H M Jamin Idham ini, berharap melalui kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat di daerah setempat dan mencegah adanya infeksi kanker serviks bagi kaum ibu - ibu.
"Mudah - mudahan dengan adanya IVA tes ini, seluruh, wanita ibu - ibu yang ada di Kabupaten Nagan Raya ini terbebas dari kanker serviks," tuturnya disela - sela kegiatan tersebut.
Selain menjalani tes IVA, peserta juga diberikan pengetahuan dan diskusi mengenai bagaimana cara menjaga kesehatan rahim bagi wanita dan mengantisipasi penyakit kanker serviks tersebut.
Pewarta: Bahariandy MahardikaUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.