Kalangan petani di Kabupaten Aceh Selatan mengatakan harga pala di tingkat petani masih bertahan murah di kisaran Rp18 ribu per kilogram sejak setahun terakhir

"Harga pala sekarang ini masih murah di kisaran Rp18 per kilogram. Harga ini sudah bertahan sejak setahun terakhir," kata Sarbunis, petani pala asal Tapaktuan, Aceh Selatan yang dihubungi dari Banda Aceh, Kamis.

Dengan harga di kisaran Rp18 ribu per kilogram, sebut Sarbunis, sulit bagi petani memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dengan harga tersebut juga tidak bisa menutupi biaya pemeliharaan tanaman pala.

Murahnya harga tersebut juga menyebabkan tidak sedikit petani pala mengalihkan mata pencahariannya, dan menelantarkan kebun-kebun pala karena mereka bekerja di tempat lain.

"Banyak petani pala sekarang ini mencari penghidupan sebagai tukang dan buruh bangunan, menjadi nelayan. Bahkan ada yang terpaksa mencari pekerjaan ke luar daerah," ungkap dia.

Sarbunis mengatakan, harga ideal pala tersebut di kisaran Rp25 ribu per kilogram. Dengan harga tersebut, petani bisa membiayai kebutuhan keluarga serta sedikit untuk ditabung.

Sarbunis mengaku tidak mengetahui mengapa harga pala di tingkat petani tersebut masih murah. Padahal, pala merupakan komoditas ekspor yang permintaannya tidak pernah berkurang.

"Kami berharap ada upaya pemerintah daerah meningkatkan harga pala. Naiknya harga pala juga berdampak pada kesejahteraan petani," kata Sarbunis.
 

Pewarta: M.Haris SA
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026