"Salah satu upaya mewujudkan kampus bebas sampah adalah dengan menyediakan tong sampah sesuai dengan jenisnya dan meningkatkan kesadaran civitas akademika untuk tetap menjaga lingkungan dan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan," kata Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal di Darussalam, Kamis.
Di sela acara peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang dipusatkan di lingkungan Asrama Mahasiswa Unsyiah, ia menjelaskan upaya menghadirkan lingkungan yang bersih dan asri harus dimulai dengan pengelolaan sampah yang baik, yang mencakup penyediaan tong sampah berdasar jenis, pembentukan bank sampah, penghijauan, dan edukasi penanganan sampah.
Ia mengatakan Unsyah telah memiliki relawan-relawan Pelopor Peduli Sampah yang menjalankan tugas pengelolaan sampah dan mengedukasi masyarakat.
"Menjaga lingkungan adalah hal penting dalam kehidupan dan Aceh merupakan daerah yang menerapkan syariat Islam. Lingkungan bersih dan asri juga akan menciptakan kenyamanan dalam belajar," katanya.
Ia menambahkan kepedulian menjaga lingkungan tidak hanya bisa dilakukan dengan mengelola sampah, namun juga upaya penghematan penggunaan energi melalui hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari seperti mematikan lampu pada siang hari, menggunakan pendingin udara seperlunya, serta menggunakan air sesuai kebutuhan saja.
Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di kampus Unsyah meliputi kegiatan gotong royong bersih-bersih lingkungan yang melibatkan anggota Mahasiswa Asrama Peduli Alam dan Lingkungan Sekitar (Mapalus) serta pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsyiah.
Kegiatan itu dipusatkan di lingkungan asrama mahasiswa, Lapangan Tugu, Masjid Jamik, Gelanggang Mahasiswa, dan lingkungan Ruang Kuliah Umum (RKU).
Pewarta: Muhammad IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.