Majid (45) salah satu agen dari Medan, Sumatera Utara, kepada Antara belum lama ini menyampaikan, irinya tertarik membeli durian di Aceh Jaya khususnya Desa Gunung Cut, Kecamatan Darul Hikmah karena harga masih terjangkau bila di pasarkan di wilayahnya.
"Durian di sini terkenal dengan isinya yang manis dan buahnya bukan dipetik dan langsung jatuh ketika sudah masak tiba. Harganya pun masih terjangkau bila dipasarkan di wilayah Medan," tutur Majid.
Boihaqi (22) salah seorang pemuda Desa Gunong Cut, Kecamatan Darul Hikmah, menuturkan dirinya merasa sangat gembira saat memasuki musim durian tiba.
Pada saat musim durian, para pemuda di desanya ada aktifitas dengan mengumpulkan durian di kebun masing-masing bahkan jika tidak ada kebun sendiri juga ada kebun durian desa peninggalan para orang tua.
"Bila musim durian tiba, seluruh pemuda di sini mempunyai aktifitas tambahan yaitu mengumpulkan durian ketika malam dan paginya di jual pada agen, Kami lakukan secara bersama-sama, saya pribadi sangat senang akan hal itu," tuturnya.
Kepala Desa Gunong Cut, M Nasir kepada kepada Antara menyampaikan desanya memang salah satu penghasil durian di Aceh Jaya
"Total luas kebun durian di desa kami kurang lebih 150 hektare, sebagian kebun tesebut milik warga dan juga ada peninggalan orang terdahulu namun di kelola oleh desa," ujarnya.
Ia menambahkan, sejak akhir bulan lalu, di desanya sudah mulai kedatangan pembeli, baik itu agen luar Kabupaten Aceh Jaya maupun agen lokal dan sampai saat ini.
"yang beli durian di sini, ada yang dari Melaboh, Kabupaten Aceh, Banda Aceh, Bireun, Aceh Utara bahkan dari Medan dengan harga berbeda-beda mulai dari 15.000 hingga mencapai 50.000 ikat,"tuturnya.
Kondisi ini, sudah setiap tahunnya dimana desanya selalu ramai dikunjungi para agen ketika musim panen tiba.
"Dengan adanya musim durian ini terdapat manfaat dan hikmah sendiri khususnya di desa kami selain tambahan pendapatan juga menjadi ajang silaturrahmi antar masyarakat," terang Nasir.
Untuk saat ini para pelintas di kawasan Aceh Jaya akan disuguhkan dengan pemandangan para pedagang kecil di pinggir jalan yang menjajarkan buah berduri tersebut di pinggir jalan Banda Aceh-Meulaboh.
Pewarta: Arif HidayatEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026