Sebanyak 180 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Nagan Raya, Aceh dan luar Provinsi Aceh, meramaikan ajang Rameunee Expo 2023 yang dipusatkan di Alun-Alun Perkantoran Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya.

Peserta kegiatan tersebut terdiri dari 60 stand UMKM Nagan Raya serta 120 UMKM atau pelaku usaha yang tersebar di Aceh dan luar Aceh.

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan Expo UMKM Rameune Nagan Raya tahun 2023 ini,” kata Penjabat Bupati Nagan Raya, Aceh, Fitriany Farhas di Suka Makmue, Rabu petang.

Baca juga: BNI dukung Inacraft 2023 dorong UMKM go global, begini penjelasannya

Pada kesempatan tersebut, Fitriany Farhas menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pembukaan Expo UMKM Rameune Nagan Raya. Hal itu disebabkan faktor alam dan cuaca yang tidak mendukung, sehingga pembukaan dilakukan pada Rabu dari jadwal semula di Senin (27/2).

Ia mengatakan event tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan meningkatkan pelaku usaha ekonomi kreatif di daerah tersebut.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kerja sama beberapa perusahaan untuk terlibat langsung, meningkatkan SDM berkompetisi dalam pengelolaan event, dan menambah pendapatan daerah melalui branding bangga buatan Indonesia.

Ia juga menargetkan melalui ajang ini bisa terfasilitasinya pelaku UMKM sebagai tindak lanjut peningkatan ekonomi masyarakat Nagan Raya, terjalinnya kerja sama antara pemerintah, swasta dan masyarakat, roda perekonomian masyarakat menengah ke bawah dapat terbantu dan adanya branding produk lokal UMKM serta peningkatan daya kunjungan para wisatawan.

Baca juga: Pemkab Nagan Raya tetap gelar Expo UMKM meski berpotensi cuaca ekstrem

"Event ini juga merupakan media terbaik bagi pelaku usaha kecil dan menengah," kata Fitri any.

Melalui kegiatan tersebut, pihaknya mengharapkan sebagai media edukasi, promosi dan transaksi bagi masyarakat maupun pelaku UMKM.

"Kami berharap produk UMKM bukan hanya dijual melalui expo atau media pameran di acara ini saja, namun ke depan tentunya harus mampu dijual di pasar modern, baik melalui konvensional maupun online termasuk melalui akun medsos," harapnya.

Kegiatan Expo UMKM Rameune Nagan Raya 2023 kali ini, turut dimeriahkan dengan pagelaran seni budaya Kabupaten Nagan Raya berupa lomba rapa'i saman, rateb meusekat, tari kreasi baru, vokal grup, hymne Aceh, videografi, fotografer, dan juga pagelaran busana khas Nagan Raya oleh para kepala OPD di Nagan Raya.

Fitriany mengatakan kegiatan tersebut juga sebagai pengenalan budaya lama yang terus dilestarikan agar tidak tergusur oleh waktu, sehingga nilai-nilai ke-Acehan yang luhur dapat diterapkan tidak hanya untuk kesenian saja, namun juga dalam kehidupan sehari-hari.

"Untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat Nagan Raya agar membeli produk-produk UMKM dalam negeri sebagai bentuk mensejahterakan ekonomi rakyat," katanya.

Panitia Pelaksana, Jefri Juanda dalam laporannya mengucapkan senang dan bangga kepada Pj Bupati Nagan Raya yang telah memprogramkan event UMKM Rameune Nagan Raya Expo 2023 ini.

"Saya yang mewakili seluruh panitia dan selaku putra daerah Nagan Raya bangga atas diselenggarakan event ini," ujar Jefri.

Ia menyebutkan, event ini ada 60 stand UMKM Nagan Raya serta 120 UMKM atau pelaku usaha yang tersebar di Aceh dan luar Aceh.

"Semoga Event ini bisa menjadi pemulihan ekonomi, peningkatan UMKM serta menjadi ajang perlawanan terhadap inflasi," kata Jefri.



Baca juga: Perkuat sektor UMKM, Bank Aceh salurkan KUR tahap 1 Rp510 Miliar

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2023