Lebaran memang waktu yang sangat ditunggu-tunggu umat muslim seantero dunia. Di Indonesia, momentum hari raya tak hanya untuk bersilaturrahmi dengan keluarga, namun juga terkenal banyak penganan menarik, unik serta cita rasa yang khas.

Beberapa diantaranya seperti ketupat, opor, tape, leumang, lontong sayur, dan berbagai kuliner lain, yang berasal dari berbagai daerah seluruh nusantara.

Di Kabupaten Aceh Barat Daya, lontong sayur menjadi kuliner yang sangat diburu, saat bertamu ke rumah saudara. Saban lebaran setiap rumah tidak pernah lupa menyajikan lontong untuk para tamu yang saling menyambangi.

"Iya disini memang lontong favorit kalau lebaran. Mayoritas kami disini selalu menyediakan lontong, baik hari raya Idul Fitri ataupun Idul Adha," kata Isnaniah (47) warga Desa Pantai Perak, Kecamatan Susoh, Kamis.

Lontong sayur merupakan makanan terbuat dari beras nasi yang memiliki aroma yang khas. Biasanya lontong disantap pengganti nasi. Cara buatnya, beras direbus dalam daun pisang selama tiga jam hingga menjadi nasi lontong. 

Saat menyantapnya, lontong juga harus diguyuri dengan kuah lontong yang terbuat dari santan, dicampuri sayur-sayuran seperti wortel, labu, buncis, dan sayur lainnya. Lengkap juga dengan sambal toco guna menambah kelezatan.

"Kalau saya (lontong) buat sendiri, ada juga yang pesan sama orang, khusus untuk lebaran gini," kata Isnaniah, menambahkan.

Saat menyantap lontong biasanya dengan (teman lontong) seperti telur rebus, ayam goreng, udang, ataupun daging rendang. Tergantung kesukaan dari masing-masing orang. 

Waldi (35) warga Susoh lainnya menyebutkan dirinya tidak pernah lupa untuk menyantap lontong ketika lebaran. Biasanya lontong ia campuri dengan teman lontong yakni ayam goreng kering. 

"Kalau kami dulu di Banda Aceh memang wajib ada lontong ini setiap rumah. Memang sudah jadi tradisi gitu. Hari pertama lebaran itu memang makanan pengganti nasi ya lontong. Ada orang yang makannya pakai rendang, tapi kalau saya paling suka pakai ayam goreng yang kering enggak ada sambal itu," katanya.

Sementara itu Desi Andriana warga dari Lhokseumawe juga mengaku hari pertama lebaran menyantap lontong hingga enam kali. Menurutnya rasa lontong begitu khas. Di rumahnya saban lebaran lontong tidak pernah absen. 

"(Menyediakan lontong) bukan wajib ya, tapi sudah seperti tradisi gitu. Iya, hari ini sudah enam kali makan lontong. Enak rasanya, malah enak sekali apalagi kalau mamak (ibu) yang buat, rasanya pas di lidah," kata Desi.

Bahkan, sangking ramai sanak saudara yang berkunjung ke rumahnya, sekitar pukul 10.00 WIB pada hari raya pertama lontong sudah habis, lantaran menjadi kuliner favorit para tamu untuk diburu.
 

Pewarta: Khalis

Uploader : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2019