"Satu masalah terjadi hari ini selama peluncuran Rocket Lab yang menyebabkan hilangnya pengangkut (satelit)," perusahaan itu mengatakan pada Twitter , seraya menambahkan akan menyampaikan informasi lebih banyak.
"Kami minta maaf sedalam-dalamnya kepada para pelanggan di dewan Electrom," kata perusahaan yang berbasis di Aucland, Selandia Baru. "Masalah terjadi belakangan dalam penerbangan selama pembakaran tahap kedua."
Rocket Lab adalah satu dari kelompok perusahaan peluncuran yang sedang tumbuh yang berupaya mempermurah ongkos mengirim satelit seukuran kotak sepatu menuju orbit rendah Bumi, membuat roket-roket yang lebih kecil dan menghidupkan kembali jalur produksi tradisional untuk memenuhi permintaan muatan (satelit) yang sedang tumbuh.
Reuters
Pewarta: Mulyo SunyotoUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.