Banda Aceh (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh memprakirakan cuaca di Aceh cerah selama pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau hingga dua hari ke depan.

"Prakiraan kondisi cuaca untuk wilayah Aceh setidaknya hingga tiga hari ke depan cukup baik, cerah berawan," kata Prakirawan BMKG Aceh Fitriana Nur di Banda Aceh, Jumat.

Berdasarkan peringatan dini cuaca BMKG Aceh, pada Sabtu - Minggu atau 21-22 Maret 2026, seluruh daerah 23 kabupaten /kota se Aceh diprediksi bakal cerah berawan semua.

Seperti diketahui, seluruh umat muslim di Indonesia segera menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, sesuai keputusan sidang isbat oleh Kemenag RI, 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Fitriana menyebutkan, berdasarkan hasil pantauan sensor MODIS (Satelit Terra, Aqua, & Suomi NPP) dan NOAA20/VIIRS, terdapat 16 titik panas di Aceh dalam dua hari ke depan.

Adapun titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Aceh Barat (empat titik). Kemudian, delapan titik di Aceh Jaya, Aceh Utara dua titik, lalu Aceh Timur dan Kota Lhokseumawe masing-masing satu titik.

Ia menjelaskan, titik panas tersebut dilihat berdasarkan hasil pengukuran data satelit, meski kategori sedang, tetapi suhunya lebih panas dibandingkan wilayah sekitar.

"Terhadap titik panas ini, maka dapat digunakan untuk mengidentifikasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," katanya.

Dalam kesempatan ini, dirinya mengimbau masyarakat untuk dapat berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan karena cuaca cukup panas.

"Untuk daerah rawan karhutla agar dapat menjaga dengan tidak membakar lahan sembarangan," demikian Fitriana.
 



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026