Idi, Aceh Timur (ANTARA) - Wakil Menteri PUPR-RI John Wempi Wetipo dalam kunjungan ke Aceh Timur mengatakan kerusakan tanggul disejumlah titik-titik sepanjang DAS Arakundo akan segera ditangani sehingga luapan sungai tidak membanjiri pemukiman penduduk.

"Tanggul disejumlah titik-titik yang jebol akan segera ditangani, sehingga luapan sungai tidak mengalir ke pemukiman penduduk," kata John Wempi Wetipo disela-sela kunjungan kerja ke Aceh Timur di Idi, Rabu.

Diakuinya, sejumlah titik tanggul DAS Arakundo mengalami kerusakan akibat digerus banjir. Oleh karenanya, Balai Wilayah Sungai Sumatera - I akan terus memantau perkembangan DAS Arakundo. 

"Kedatangan kami ke Aceh Utara dan Aceh Timur untuk melihat kondisi terkini Krueng Pasee di Aceh Utara dan Krueng Arakundo di Aceh Timur," kata John.

Selain itu, kunjungan ke Aceh Timur juga ikut meninjau Krueng Idi Rayeuk di Kota Idi. Abrasi sungai tersebut akan segera dilakukan studi oleh pihaknya, sehingga dapat diambil langkah penanganan dalam mengantisipasi bencana banjir. 

"Kita sudah meninjau kerusakan Krueng Idi. Untuk langkah penanganannya nanti kita akan menurunkan tim melakukan observasi secara berkelanjutan," kata Wamen PUPR RI, John Wempi Wetipo.

Sementara Bupati Aceh Timur Hasballah HM Thaib atau Rocky mengatakan kiriman air dari pegunungan Bener Meriah dan Takengon, telah memperparah banjir di daerahnya, terutama kawasan Blang Seunong hingga ke DAS Arakundo, sehingga hingga hari ini masih terjadi pengungsian.

"Akibat tingginya debit air berdampak terhadap jebolnya tanggul DAS Arakundo. Oleh karenanya, kita harap Pak Wakil Menteri PUPR-RI, dapat menanganinya, sehingga jika terjadi banjir susulan tidak mengancam pemukiman penduduk di Aceh Timur,"demikian bupati.
 

Pewarta: Hayaturrahmah
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026