Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Pemerintah Kota Banda Aceh akan mengoperasikan 32 unit bus yang akan melayani enam koridor angkutan umum masyarakat di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

"Operasional 32 bus ini akan dimulai tahun depan. Ini untuk mendukung transportasi dalam kota," ungkap Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal di Banda Aceh, Jumat.

Menurut dia, 32 bus angkutan kota itu dilengkapi pendingin udara untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna transportasi dalam kota tersebut.

Untuk mendukung ketertiban lalu lintas dari operasional bus, kata dia, pemerintah kota akan membangun 17 halte. Halte tersebut akan menjadi tempat pemberhentian untuk naik turun penumpang.

Wali Kota mengungkapkan, pemerintah kota tidak menemui kendala mengoperasionalkan bus angkutan massal tersebut. Sebab, hampir semua ruas jalan di Kota Banda Aceh dalam kondisi bagus.

"Ditambah lagi, ruas jalan yang akan dilalui bus sudah didukung dengan trotoar pejalan kaki dan bisa diakses penyandang disabilitas," ungkap Hj Illiza Saaduddin Djamal.

Selama ini, sebut dia, ketersediaan transportasi umum di Kota Banda Aceh masih dilayani sejenis labi-labi, mobil bak terbuka yang dimodifikasi menjadi mobil penumpang. Selain itu, transportasi dalam kota juga dilayani becak motor.

Dua jenis angkutan kota tersebut, kata dia, belum memberi kenyamanan bagi pengguna jasa angkutan kota. Karena itu, pemerintah kota berencana mengoperasionalkan 32 unit bus untuk melayani transportasi massal di Kota Banda Aceh.

"Pemerintah Kota Banda Aceh terus berupaya memberi pelayanan angkutan umum dalam kota bagi masyarakat, terutama warga menengah ke bawah," ungkap Hj Illiza Saaduddin Djamal.



Pewarta: Pewarta : M Haris SA
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026