Banda Aceh, 11/1 (Antaraaceh) - Ustadz DR Munawar A Djalil MA mengatakan, orang yang cerdas adalah orang-orang yang selalu mengingat-ingat tentang kematian.
Hal tersebut disampaikannya dalam tausyiah saat mendampingi gubernur Aceh Zaini Abdullah melakukan kunjungan takziah ke rumah duka orangtua Waka Polda Aceh Brigjen Pol Husain Hamidi di Gampong Paya Pisang Klat Kecamatan Bandar Dua Pidie Jaya.
Orangtua Wakapolda Aceh yakni H Abdul Hamid bin Maddan (82 tahun),  meninggal Jumat (10/1) di Paya Pisang Klat dan dikebumikan di hari dan gampong yang sama.
Dengan itu sebelum mati, orang cerdas akan mempersiapkan bekal amalan yang cukup untuk menjadi pelindung di hari kelak.
Munawar menamsilkan orang-orang sebelum mati sebagai perantau.
Sebagai perantau di negeri orang, maka seseorang berdaya upaya membeli rumah, kebun, dan harta benda lainnya di kampungnya.  Lalu, bila suatu saat kembali ke kampung asal, maka seseorang tersebut telah memiliki bekal yang cukup untuk menjalankan kehidupanya yang baru.
Munawar menambahkan, ada tiga bekal penting yang mesti dimiliki seseorang sebelum meninggal. Yaitu, bekal amalan dan ilmu yang bermanfaat, sedekah jariah, dan anak shaleh. (Humas Aceh)


Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026