Banda Aceh (ANTARA) - Ratusan murid Sekolah Dasar (SD) Negeri 20 Banda Aceh tampak antusias menerima paket dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) perdana saat bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Paket program MBG tersebut dibagikan di SD Negeri 20 Banda Aceh di Banda Aceh, Senin. Ratusan murid hadir ke sekolah tersebut memakai pakaian biasa didampingi orang tua.

Kendati pembagian terlambat dari jadwal pukul 16.00 WIB, tetapi wajah ratusan murid sekolah dasar tersebut tampak riang menunggu pembagian paket MBG. Paket MBG tersebut dibagikan di kelas masing-masing.

Baca juga: Guru di Aceh Utara sebut anak-anak semangat ke sekolah karena MBG

Adapun paket program MBG yang mereka terima berisi kurma beberapa butir, satu kantong kecil kacang goreng sebutir telur rebus, dan semangkuk kecil bubur kanji, sejenis bubur khas Aceh. Paket MBG tersebut dimasukkan dalam kantong plastik putih.

Kepala SDN 20 Banda Aceh Ramli mengatakan anak didiknya yang menerima paket MBG mencapai 474 orang. Mereka semuanya dari kelas satu hingga enam dan sudah menerima program MBG sejak sebelum bulan puasa.

"Semua peserta didik di sekolah ini menerima program MBG. Persoalannya hanya pada waktu pembagian di bulan puasa, di mana anak-anak sudah pulang dan diminta kembali ke sekolah untuk mengambil paket MBG," kata Ramli.

Terkait penyaluran paket MBG selama Ramadhan, Ramli mengaku belum mendapatkan kepastian. Ketika rapat di dinas pendidikan, pembagian dilakukan dua kali seminggu.

"Untuk paket MBG hari Senin, Selasa, dan Rabu, dibagikan setiap Senin. Begitu juga untuk Kamis, Jumat, dan Sabtu, dibagikan setiap Kamis. Namun, informasi dari pihak SPPG, pembagiannya setiap hari. Jadi, kami belum tahu pastinya," kata Ramli.

Begitu juga dengan isi paket MBG pada Ramadhan, kata dia, awalnya makanan kering, tetapi hari ini malah diberikan makanan basah seperti bubur kanji. Oleh karena itu, pihak sekolah berharap paket MBG selama bulan puasa diberikan makanan kering seperti roti dan lainnya.

"Kami juga berharap pembagian paket MBG selama bulan puasa  jangan sampai terlambat. Keterlambatan berdampak pada terganggunya aktivitas orang tua yang mendampingi anaknya mengambil paket MBG karena berlangsung di luar jam sekolah," kata Ramli.

Baca juga: Belasan pelajar dan balita diduga keracunan MBG di Aceh Timur



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026