Banda Aceh (ANTARA) - BUMD Bank Aceh Syariah (BAS) kembali ditetapkan sebagai bank penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di wilayah Aceh untuk tahun anggaran 2026 dalam rangka mendukung mendukung program strategis nasional.
"Alhamdulillah, melalui proses seleksi yang ketat, Bank Aceh kembali terpilih menjadi mitra penyalur dana BSPS tahun anggaran 2026," kata Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, M Hendra Supardi, di Banda Aceh, Jumat.
Bank Aceh kembali menjadi bank penyalur BSPS itu setelah mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI melalui Satuan Kerja (Satker) Perumahan dan Kawasan Permukiman Aceh, serta Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sumatera I.
Hendra mengatakan, sinergi ini menjadi bukti nyata atas komitmen dan kapabilitas Bank Aceh dalam menyalurkan dana bantuan sosial secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bagi masyarakat prasejahtera di Aceh
Ia menambahkan, keberhasilan Bank Aceh memenangkan kepercayaan ini tidak lepas dari infrastruktur kantor cabang yang tersebar luas hingga ke pelosok Aceh, sehingga memudahkan akses bagi penerima bantuan di 23 kabupaten/kota.
"Ini adalah tanggung jawab besar bagi kami. Fokus utama kami bukan hanya sekedar menyalurkan dana, tetapi memastikan bahwa setiap rupiah dari program pemerintah ini sampai ke tangan yang berhak tanpa kendala teknis sedikitpun,” ujar Hendra.
Sebagai informasi, sejak pertama kali terlibat dalam program BSPS pada 2018, Bank Aceh telah menunjukkan performa yang konsisten. Hingga akhir 2025, total dana yang telah difasilitasi penyalurannya oleh Bank Aceh mencapai angka Rp964,7 miliar.
Adapun rincian historis penyaluran tersebut yakni: pada 2018 penyaluran sebesar Rp51,9 Miliar bagi 3.458 keluarga penerima manfaat di 19 kabupaten/kota di Aceh.
2022, mengalami lonjakan signifikan dengan realisasi Rp343 miliar untuk 17.150 penerima di 13 kabupaten/kota. Kemudian 2023, menuntaskan penyaluran Rp247,8 miliar bagi 12.392 penerima yang tersebar merata di 23 kabupaten/kota.
Lalu 2024, Bank Aceh menyalurkan Rp270 miliar kepada 13.501 penerima di 13 kabupaten/kota, dan 2025 telah disalurkan sebesar Rp54 Miliar bagi 2.602 penerima di 14 kabupaten/kota di tanah rencong.
"Harapan kami, program BSPS 2026 ini dapat menjadi stimulus yang kuat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Aceh. Memiliki rumah yang layak huni adalah langkah awal menuju keluarga yang lebih sejahtera dan sehat,” kata Hendra Supardi.
Dalam kesempatan ini, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera I, Iswanto berharap kerjasama ini dapat berjalan sebagaimana harapan kita bersama.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Aceh atas dukungannya dalam membantu kami untuk penyaluran bantuan stimulan perumahan swadaya ini,” demikian Iswanto.
Pewarta: Rahmat FajriEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026