Simeulue (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Simeulue menyatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengirimkan tim ke kabupaten kepulauan di Provinsi Aceh itu guna menyurvei lokasi pembangunan kampung nelayan merah putih.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Simeulue Supriman Juliansyah di Simeulue, Sabtu, mengatakan Pemerintah Kabupaten Simeulue menyambut baik kedatangan tim survei KKP RI sebagai bentuk tindak lanjut rencana pembangunan kampung nelayan merah putih.
"Kehadiran tim ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Bupati Simeuleu Muhammad Nasrun Mikaris ke KKP RI di Jakarta beberapa waktu lalu. Kami sambut baik tim survei KKP RI ini. Kami juga berharap ada hasil positif dari kehadiran tim ini," katanya.
Menurut Supriman, ada sembilan lokasi yang tersebar di sepuluh kecamatan di Kabupaten Simeulue yang didatangi tim survei. Kehadiran tim, selain melakukan survei, juga memantau jumlah nelayan dan kesiapan fasilitas lainnya.
Baca: DKP sebut puluhan ton ikan segar terserap untuk MBG di Simeulue
"Kemudian, tim juga melihat langsung kondisi alat tangkap, akses pasar, hingga potensi pemasaran hasil tangkapan nelayan dan potensi pengembangan budidaya ikan hingga wisata bahari," kata Supriman Juliansyah.
Ia menambahkan pihaknya sudah menyiapkan data pendukung dan siap mengawal pembangunan kampung nelayan di kabupaten kepulauan di Samudra Hindia tersebut hingga tuntas.
Dengan adanya pembangunan kampung nelayan, kata dia, akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, nelayan di Kabupaten Simeulue juga akan mendapatkan fasilitas alat tangkap modern dan modal kerja.
"Pembangunan kampung nelayan merah putih ini merupakan program nasional. Kehadiran kampung nelayan merah putih ini akan berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan nelayan serta menjadi percontohan bagi daerah lainnya," kata Supriman Juliansyah.
Baca: DKP Simeulue ajukan izin pengelolaan kelapa di pulau terluar ke KKP
Pewarta: Ade IrwansahEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026