Aceh Barat (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat melakukan pengerukan muara sungai di kawasan Pantai Wisata Batee Puteh, Meulaboh, sebagai upaya darurat mencegah terjadinya banjir genangan di pemukiman khususnya di pusat kota menyusul tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.

“Pengerukan muara di Suak Ujung Kalak, Pantai Batee Puteeh Meulaboh, merupakan solusi alternatif tercepat untuk mengalirkan debit air yang tertahan di pusat kota akibat guyuran hujan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat Teuku Ronal Nehdiansyah di Aceh Barat, Jumat.

Dengan terbukanya muara ini, pemerintah daerah berharap genangan di aliran sungai setempat dapat semakin lancar, dan tidak menyebabkan genangan air saat kawasan ini dilanda guyuran hujan lebat.

Baca: Gubernur desak pusat segera proses pengerukan kuala di Aceh

Meskipun pengerukan muara sudah dilakukan, BPBD Aceh Barat tetap menyiagakan personel sebagai upaya untuk sigap dalam menghadapi potensi bencana alam banjir, yang disebabkan meningkatnya curah hujan yang lebat seperti yang terjadi sejak beberapa hari belakangan ini.

Personel BPBD terus dikerahkan untuk memantau debit air sungai secara berkala, terutama di titik-titik yang secara historis rawan terdampak banjir luapan maupun genangan.

BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat, agar tetap waspada dan melaporkan segera jika melihat kenaikan debit air yang signifikan di lingkungan masing-masing, kata Teuku Ronal.

Baca: Tindak lanjut permintaan Mualem, KKP mulai survei perbaikan muara di Aceh
 



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026