Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kota Sabang meluncurkan program Gerakan Untuk Anak Sehat (GEUNASEH) guna menekan angka stunting dan malnutrisi di pulau terluar paling barat Indonesia. 

"Program ini sebagai respon cepat terhadap tingginya jumlah kasus malnutrisi dan stunting di Sabang," kata Wali Kota Sabang Nazaruddin  di Aula lantai IV Kantor Wali Kota Sabang, Senin. 

Menurut Nazaruddin, penanganan malnutrisi dan stunting di Kota Sabang harus ditangani secara terintegrasi agar tidak menyebabkan berbagai masalah lanjutan terkait gizi, dan berdampak pada ancaman kehilangan generasi sehat di Kota Sabang.

"Program ini merupakan salah satu layanan Pemerintah Kota Sabang untuk penanganan malnutrisi dan stunting, tujuannya meningkatkan cakupan nutrisi dan akses terhadap layanan kesehatan bagi seluruh anak Sabang yang berusia dari, 0–6 tahun dan ibu menyusui melalui pemberian bantuan transfer tunai sebesar Rp150 ribu per anak per bulan," kata Wali Kota Sabang.

Aplikasi elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (E-PPGBM), pada tahun 2018 angka stunting balita di Kota Sabang, Provinsi Aceh mencapai 540 anak dari, 2.037 balita atau sebesar 26,5 persen dengan kata lain, satu dari empat balita mengalami stunting.

Jumlah ini melampaui batasan yang ditetapkan badan kesehatan dunia (WHO) yakni, sebesar 20 persen. 

Wali Kota Sabang menambahkan, program geunaseh yang diluncurkan dini hari, sejalan dengan visi pembangunan Kota Sabang yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Sabang periode  2017-2022. 

“Terwujudnya pembangunan Kota Sabang yang mandiri, sejuk, tentram yang  berbasis wisata maritim dan berazaskan syariah dan menempatkan isu pembangunan kesehatan menjadi salah satu misi pembangunan serta meningkatkan pelayanan kesehatan yang manusiawi lagi berkeadilan,” ujar Wali Kota Sabang. 

Pada kesempatan itu ia menyampaikan, program positif lagi bermanfaat untuk generasi masa depan bangsa perlu  dukungan para pihak guna menekan angka malnutrisi dan stunting pada anak di Kota Sabang, ucap Tgk Agam. 

Selain itu pihaknya juga berharap adanya evaluasi lintas sektor atas pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dilakukan guna melakukan perbaikan di dimasa yang akan datang. 

Peluncuran program Geunaseh mendapatkan dukungan dari, United Nations Children's Fund (UNICEF) dan Komunitas Flower Aceh. 
 

Pewarta: Irman Yusuf
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026