Pengusaha di Aceh membekali para karyawannya untuk memahami tatacara melaksanakan swab, sehingga dapat memfasilitasi masyarakat pengunjung yang ingin melakukan tes saat berada di usaha cafe miliknya. 

"Kita sudah membekali para karyawan, menyiapkan perangkat untuk swab, dan setiap pengunjung yang mau swab maka akan difasilitasi," kata pemilik  D`Energi Cafe yang juga Direktur Pasha Jaya Group Nahrawi Noerdin, di Banda Aceh, Jumat.

Baca juga: Warga pesisir antusias ikuti serbuan vaksinasi TNI AL

Nahrawi mengatakan, bukan hanya menyediakan peralatan tes COVID-19 saja, bahkan security di sana juga sudah dibekali ilmu tatacara swab, dan mereka mendapatkan pembinaan, sosialisasi serta pendidikan khusus dari tenaga kesehatan. 

Nahrawi menyampaikan, dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19, semua karyawannya selalu melakukan pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh serta menjalan ketentuan seperti vaksinasi. 

Baca juga: Vaksinasi "on the spot" sasar ratusan santri di Simeulue

"Semua karyawan sudah 100 persen  divaksin dan juga swab. Semua ini kita lakukan sebagai ikhtiar mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19," ujarnya. 

Nahrawi menuturkan, penerapan aplikasi peduli lindungi di tempat usaha dan di ruang publik lainnya itu sangat baik, sehingga pengelola dapat langsung mengetahui apakah pengunjung sudah divaksin atau belum dan dapat melakukan pencegahan awal. 

Baca juga: Dongkrak vaksinasi, Polres Aceh Jaya gelar vaksin keliling

"Aplikasi peduli lindungi itu perlu diterapkan, ini baik sehingga ada jaminan bahwa pengunjung sudah divaksin, itu suatu terobosan yang baik," kata pria yang akrab disapa Toke Awie itu. 

Meski demikian, Nahrawi melihat dalam menangani persoalan COVID-19 di tempat publik itu, selain dengan usaha melaksanakan anjuran pemerintah, juga sangat diperlukan kejujuran masyarakat terkait kondisi kesehatan masing-masing.


 

Pewarta: Rahmat Fajri

Editor : Heru Dwi Suryatmojo


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2021