Meulaboh (ANTARA Aceh)- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mendukung rencana pemekaran terbentuknya Kota Meulaboh di Kabupaten Aceh Barat sebagai terobosan menjadikan kawasan itu maju dalam berbagai pembangunan.
Ketua KNPI Aceh Barat Teuku Novian di Meulaboh, Selasa mengatakan apabila sudah terbentuk Kota Meulaboh, maka daerah pemekaran itu akan menjadi pusat pendidikan, perekonomian dan pelayanan di kawasan barat selatan Aceh.
"Kita dari KNPI tentunya sangat mendukung adanya Kota, dengan demikian Meulaboh ini menjadi salah pusat pendidikan di Aceh. Kita di sini juga ingin maju di sektor pendidikan seperti layaknya Kota Banda Aceh," katanya.
Dia menyebutkan, secara geografis ada bagian kecamatan Aceh Barat berpotensi menjadi sentra produksi sebagai pendukung, kemudian ibu kotamadya di Kecamatan Johan Pahlawan tepatnya dapat dijadikan sebagai pusat pembangunan infrastruktur pemerintah kota (pemko).
Sarana pendukung sektor pendidikan kawasan itu telah berdiri sejumlah perguruan tinggi swasta bahkan tiga perguruan tinggi negeri yang dianggap mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat barat selatan sebagai tempat menimba llmu jenjang pendidikan tinggi serta penelitian.
Menurut Novian dengan adanya pemekaran tersebut dapat memajukan sebuah kawasan dari berbagai sisi, seperti tersentranya pembangunan infrastruktur, lahirnya pusat industri dari berbagai hasil produksi kabupaten serta peningkatan pendapatan masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota.
"Dari sisi lain juga perlu dikaji dahulu terhadap potensi yang dimiliki wilayah Kecamatan Johan Pahlawan dengan melibatkan semua unsur, pemerintah, akademisi dan pihak-pihak terkait lain. Tapi sejauh kami melihat sudah ada sarana pendukung yang mampu menumpang pendapatan pemerintah," jelasnya.
Kabupaten Aceh Barat yang memiliki 12 kecamatan, 32 kemukiman, 322 gampong (desa) dengan penduduk 198.532 jiwa, beberapa kecamatan di belakang kota dapat dijadikan sebagai pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat yang baru.
Selain itu pada kunjungan Ketua bersama rombongan DPR Aceh ke wilayah itu sempat berdiskusi dengan beberapa elemen sipil termasuk KNPI, pemerintah provinsi melalui lembaga legislatif sudah memberikan "lampu hijau" terhadap kotamadya di Aceh Barat.
Karenanya, organisasi kepemudaan Aceh Barat itu berencana akan melakukan forum diskusi bersama dengan masyarakat, akademisi serta tokoh masyarakat untuk membicarakan inisasi pemekaran terbentuknya Kota Meulaboh.
"Kami akan mengelar diskusi unsur kepemudaan dan semua pihak yang terkait untuk membahas persoalan ini. Kami anggap ini sebuah wacana sangat positif yang membutuhkan dukungan semua pihak. Kita juga berharap trobosan ini jangan sampai ditumpangi elit politik sebab ini adalah keingginan masyarakat,"katanya menambahkan.
Ketua KNPI Aceh Barat Teuku Novian di Meulaboh, Selasa mengatakan apabila sudah terbentuk Kota Meulaboh, maka daerah pemekaran itu akan menjadi pusat pendidikan, perekonomian dan pelayanan di kawasan barat selatan Aceh.
"Kita dari KNPI tentunya sangat mendukung adanya Kota, dengan demikian Meulaboh ini menjadi salah pusat pendidikan di Aceh. Kita di sini juga ingin maju di sektor pendidikan seperti layaknya Kota Banda Aceh," katanya.
Dia menyebutkan, secara geografis ada bagian kecamatan Aceh Barat berpotensi menjadi sentra produksi sebagai pendukung, kemudian ibu kotamadya di Kecamatan Johan Pahlawan tepatnya dapat dijadikan sebagai pusat pembangunan infrastruktur pemerintah kota (pemko).
Sarana pendukung sektor pendidikan kawasan itu telah berdiri sejumlah perguruan tinggi swasta bahkan tiga perguruan tinggi negeri yang dianggap mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat barat selatan sebagai tempat menimba llmu jenjang pendidikan tinggi serta penelitian.
Menurut Novian dengan adanya pemekaran tersebut dapat memajukan sebuah kawasan dari berbagai sisi, seperti tersentranya pembangunan infrastruktur, lahirnya pusat industri dari berbagai hasil produksi kabupaten serta peningkatan pendapatan masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota.
"Dari sisi lain juga perlu dikaji dahulu terhadap potensi yang dimiliki wilayah Kecamatan Johan Pahlawan dengan melibatkan semua unsur, pemerintah, akademisi dan pihak-pihak terkait lain. Tapi sejauh kami melihat sudah ada sarana pendukung yang mampu menumpang pendapatan pemerintah," jelasnya.
Kabupaten Aceh Barat yang memiliki 12 kecamatan, 32 kemukiman, 322 gampong (desa) dengan penduduk 198.532 jiwa, beberapa kecamatan di belakang kota dapat dijadikan sebagai pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat yang baru.
Selain itu pada kunjungan Ketua bersama rombongan DPR Aceh ke wilayah itu sempat berdiskusi dengan beberapa elemen sipil termasuk KNPI, pemerintah provinsi melalui lembaga legislatif sudah memberikan "lampu hijau" terhadap kotamadya di Aceh Barat.
Karenanya, organisasi kepemudaan Aceh Barat itu berencana akan melakukan forum diskusi bersama dengan masyarakat, akademisi serta tokoh masyarakat untuk membicarakan inisasi pemekaran terbentuknya Kota Meulaboh.
"Kami akan mengelar diskusi unsur kepemudaan dan semua pihak yang terkait untuk membahas persoalan ini. Kami anggap ini sebuah wacana sangat positif yang membutuhkan dukungan semua pihak. Kita juga berharap trobosan ini jangan sampai ditumpangi elit politik sebab ini adalah keingginan masyarakat,"katanya menambahkan.
Pewarta: Pewarta : AnwarUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.