Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Aceh Utara Zainal Abiddin di Lhokseumawe, Rabu mengatakan, kenaikan harga barang tersebut disebabkan karena tingginya permintaan pasar, terkait dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
"Kenaikan harga tersebut sudah terjadi sejak tiga hari yang lalu, menurut pantauan di sejumlah pasar, kenaikan harga bahan pokok tersebut disebabkan karena tingginya permintaan," ujar Zainal.
Zainal menambahkan, masing-masing bahan pokok yang mengalami kenaikan yaitu, daging sapi sebelumnya Rp140.000 kini naik menjadi Rp150.000 per kilogram.
Selain daging sapi, sejumlah bahan dapur juga mengalami kenaikan, seperti bawang merah dari Rp30.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, dan bawang putih naik menjadi Rp25.000 dari sebelumnya Rp18.000 per kilogram.
"Kenaikan harga bahan pokok tersebut memang cukup terasa, seperti daging sapi dan beberapa bumbu dapur lainnya. Diperkirakan dalam beberapa hari kedepan, harga tersebut bisa kembali stabil," tutur Zainal.
Lanjutnya, faktor lain yang menyebabkan tingginya harga bahan pokok tersebut, karena jumlah ketersediaan yang sedikit, seperti bawang karena telat dipasok dari daerah yang melakukan budidaya bumbu dapur tersebut.
Tambah Zainal, petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Aceh Utara, selalu rutin untuk memantau harga barang di sejumlah pasar, agar pedagang tidak melakukan monopoli harga.
"Petugas kami selalu rutin memantau harga di sejumlah pasar di Kabupaten Aceh Utara, agar bisa kembali stabil lagi. Selain itu, untuk mengantisipasi adanya monopoli harga yang dilakukan oleh para pedagang," ungkap Zainal.
Pewarta: Pewarta : MukhlisUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026