Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Asosiasi Fakultas Kedokteran Hewan Indonesia (AFKHI) menyatakan Kabupaten Aceh Besar memiliki potensi besar untuk pengembangan sektor peternakan sapi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Dengan potensi sumber daya alam yang ada sangat memungkinkan untuk pengembangan peternakan yang lebih baik di masa mendatang," kata Ketua AFKHI Prof Srihadi Agungpriyono di Aceh Besar, Rabu.
Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela dirinya bersama dekan dari sebelas universitas di Indonesia menyambangi peternakan sapi milik Bupati Aceh Besar, Mukhlis Basyah di kawasan Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar.
Menurut dia, potensi yang dimiliki tersebut akan bisa dioptimalkan jika adanya dukungan penuh dari pimpinan daerah seperti yang dilakukan oleh Bupati Aceh Besar.
"Dukungan dari pimpinan daerah itu sangat mendukung keberlanjutan terhadap program yang akan dijalankan di setiap kawasan," katanya.
Srihadi yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor itu mengatakan sektor peternakan merupakan sebuah usaha yang sangat menjajikan dan dibutuhkan oleh pasar.
"Sektor peternakan sangat memadai sebab banyak permintaan konsumen seperti daging, telur dan juga susu," katanya.
Ia mengatakan dengan adanya kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) juga akan memberikan beragam informasi terhadap pengembangan peternakan sapi.
"Artinya, jika selama ini banyak peternak memelihara secara tradisonal dengan adanya kerja sama ini nantinya dapat memberikan beragam teknologi modern untuk sektor peternakan," katanya.
Ia juga m engatakan dengan adanya kerja sama tersebut juga akan dapat membimbing para peternak di Kabupaten Aceh Besar guna mengoptimalkan sektor tersebut di masa mendatang.
Bupati Aceh Besar, Mukhlis Basyah mengatakan pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan sektor pertanian dan peternakan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah setempat.
"Semua program yang dijalankan ini merupakan hasil dari pemetaan dan tercetus dalam visi dan misi kami. Salah satu program skala prioritas yang sedang dijalankan adalah pertanian dan perternakan," katanya.
Ia juga mengatakan dengan adanya peternakan yang dikembangkan dirinya tersebut akan menjadi percontohan bagi masyarakat untuk mengembangkan sektor peternakan terutama peternakan sapi.
"Pemerintah Aceh Besar sangat serius untuk mengoptimalkan potensi peternakan dan kita juga selalu memberikan dukungan kepada masyarakt seperti memberikan bantuan kelompok, pemberdayaan UPTD dan Puskeswan," kata Mukhlis didampingi Kadis Peternakan Aceh Besar, Ahmad Tarmizi.
Ke-11 Dekan FKH se-Indonesia yang hadir ke lokasi peternakan sapi dan kambingdi Aceh Besar itu yakni dari Unsyiah, IPB, UGM, UNPAD, UNAIR, UNIBRAW, UDAYANA, Universitas Wijayakusuma, Nusa Cendana ,UNTB dan UNHAS.
Pewarta: Pewarta : Muhammad Ifdhal: Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.