Banda Aceh (ANTARA) - Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan pengurasan dan pembersihan sumur warga yang terdampak banjir bandang akhir November 2025 lalu di Desa Matang Ketapang, Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara.
“Ketersediaan air bersih sangat krusial setelah banjir. Pengurasan sumur ini menjadi langkah penting agar warga bisa kembali menggunakan air dengan aman dan terhindar dari risiko penyakit,” kata Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI Aceh Utara, Achmad Yani, di Aceh Utara, Senin.
Dirinya menyampaikan, langkah ini dilakukan sebagai upaya memulihkan akses air bersih serta mencegah munculnya penyakit akibat tercemarnya sumber air oleh lumpur serta sampah sisa banjir.
Baca juga: Komisi I DPRA apresiasi pemulihan bencana di Aceh Utara
Karena, puluhan sumur milik warga di desa setempat tidak dapat digunakan akibat terendam air bercampur lumpur, limbah dan material lainnya. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, terutama untuk minum, memasak, dan menjaga kebersihan.
Achmad menuturkan, dengan perlengkapan pompa air, alat pelindung diri, dan peralatan pembersih relawan menguras air kotor dari dalam sumur, dilanjutkan dengan pembersihan dinding sumur serta penyemprotan disinfektan. Dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan sumur-sumur yang digunakan bersama.
"Kehadiran relawan PMI membawa harapan di tengah keterbatasan pascabanjir. Selama beberapa hari, mereka terpaksa mengandalkan bantuan air bersih dari PMI. Dengan sumur yang kembali bersih, aktivitas warga perlahan mulai kembali normal," ujar Achmad Yani.
Salah seorang warga Matang Ketapang, Nur Ainun bersyukur atas bantuan tersebut. Sehingga sumur mereka bisa kembali menghasilkan air bersih.
"Sumur kami tidak bisa dipakai sejak banjir, airnya keruh dan berbau. Setelah dibersihkan relawan PMI, kami sangat terbantu dan tidak lagi khawatir soal air bersih,” kata Nur Ainun.
Selain pengurasan sumur, PMI juga terus melakukan pemantauan kondisi lingkungan, memberikan edukasi kebersihan kepada warga, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung pemulihan pascabanjir di Aceh Utara.
PMI menegaskan untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya pada saat tanggap darurat, tetapi juga hingga fase pemulihan demi membantu warga bangkit dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih aman dan sehat.
Baca juga: Brimob Kaltim tuntaskan pembangunan jembatan darurat di Aceh Utara
Pewarta: Rahmat FajriEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026