Aceh Barat (ANTARA) - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, Teungku H Mahdi Kari Usman mengingatkan masyarakat di daerahnya, agar tidak mengolok-olok prosesi ibadah Shalat Istisqa apabila hujan belum turun seusai ibadah shalat dilaksanakan.
 

“Shalat Istisqa bisa dilakukan berkali-kali. Jangan mencemooh ibadah ini jika hujan belum turun, karena hakikatnya kita diperintahkan untuk terus berdoa dan
berikhtiar,” ujarnya saat memberi tausiyah di Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, Rabu.
 

Dia menekankan pentingnya taubat dan introspeksi diri sebagai kunci turunnya rahmat Allah Subhanaju Wa Ta'ala (SWT). 
 

Ia menyampaikan kisah dan hikmah bahwa dosa-dosa manusia dapat menjadi penghalang turunnya hujan dan keberkahan.
 

“Sekuat apa pun kita meminta hujan, jika hati belum benar-benar bertobat, maka rahmat Allah bisa tertahan. Namun setiap doa dan usaha kita tetap dicatat sebagai pahala oleh Allah Subhanaju Wa Ta'ala (SWT), karena Allah sangat mencintai hamba-Nya yang terus meminta dan berharap kepada-Nya,” ungkapnya.
 

MPU Aceh Barat mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk kembali kepada nilai-nilai agama, memperbanyak sedekah, menjaga ukhuwah, berbaik sangka antara sesama, serta menjauhi perbuatan yang bertentangan dengan syariat.
 

“Marilah kita bersama-sama memperbaiki diri, menjaga lingkungan, dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanaju Wa Ta'ala (SWT). Semua ini menjadi bekal agar kita selamat di dunia dan
akhirat,” imbau Tgk Mahdi.
 

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar shalat istisqa (shalat minta hujan) digelar di halaman Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh, sebagai bentuk ikhtiar dalam menghadapi ujian kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Barat.
 

"Kita tidak hanya memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta meningkatkan iman dan takwa kita,” kata Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil di Meulaboh, Rabu.
 

Ia mengatakan shalat istisqa bukan hanya sekadar memohon turunnya hujan, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanaju Wa Ta'ala (SWT).



Baca juga: Pemkab Aceh Barat dan MPU larang permainan domino



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026