Banda Aceh (ANTARA) - Tiga taruna Akademi Kepolisian (Akpol) peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLVI yang terlibat pemulihan pascabencana menyelamatkan seorang anak terseret arus sungai di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan anak tersebut bernama Haikal. Haikal terseret arus sungai di kawasan bawah jembatan Kuala Simpang, Aceh Tamiang. 

"Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (30/1) pukul 16.45 WIB. Haikal dilaporkan hanyut saat berusaha mengambil barang miliknya yang terjatuh ke sungai di bawah Jembatan Kuala Simpang," kata Joko Krisdiyanto.


Baca juga: Akhirnya, korban banjir Aceh Tamiang terima DTH

Pada saat kejadian, kata dia, para peserta Latsitardanus dari taruna Akpol sedang berada di lokasi untuk persiapan kegiatan bakti sosial dan pemulihan trauma masyarakat terdampak bencana

"Melihat ada seorang anak yang terseret arus sungai, tiga taruna Akpol dengan sigap langsung memberikan pertolongan," kata Joko Krisdiyanto.

Ketiga taruna tersebut yakni Jasen, Muhammad, dan Davin. Mereka berhasil mengevakuasi korban dari sungai dan segera memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru.

"Setelah kondisi korban mulai stabil, Haikal dievakuasi ke posko kesehatan Polri untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan dari tim Biddokkes Polda Aceh. Kemudian, anak tersebut dirujuk ke RSUD Aceh Tamiang menggunakan ambulans," katanya

Perwira menengah Polda Aceh itu mengatakan aksi cepat dan tanggap para taruna Akpol tersebut merupakan bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

"Kehadiran taruna Akpol membantu korban hanyut ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam kegiatan sosial, tetapi juga dalam aksi-aksi kemanusiaan yang menyangkut keselamatan nyawa masyarakat," kata Joko Krisdiyanto.


Baca juga: Pamit pergi berobat, dua warga Aceh Tamiang diduga hilang tersesat



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026