Banda Aceh (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen, Aceh, yang sebelumnya roboh tersapu banjir pada akhir November 2025 lalu akan dibangun menjadi dua jembatan permanen atau kembar.

"Di Kutablang akan ada dua jembatan, yang lama tetap ada, dan ditambah jembatan baru yang lebih permanen, kuat," kata Dody Hanggodo di Bireuen, Aceh, Selasa.

Hal itu Dody Hanggodo sampaikan saat menjawab pertanyaan awak media terkait progres pembangunan jembatan permanen yang sebelumnya hanya berupa jembatan bailey pascabencana banjir Aceh akhir November 2025 lalu.


Baca juga: Jembatan bailey Kutablang diawasi 24 jam cegah kendaraan bermuatan lebih

Ia mengatakan saat ini Kementerian PU sudah mulai membangun jembatan permanen pada sejumlah titik, dan sebagian ditargetkan selesai tahun ini. Termasuk dua jembatan di Bireuen tersebut. 

Adapun dua jembatan yang sedang dikerjakan permanen di Bireuen yakni jembatan Kutablang, penghubung jalan nasional Banda Aceh - Medan. Kemudian, jembatan Teupin Mane yang menghubungkan Bireuen ke wilayah tengah Aceh.

"Terkait jembatan permanen, ditargetkan tahun ini selesai. Di sini (Bireuen) ada dua jembatan, sementara di lokasi lain progresnya sudah sekitar 45–50 persen," ujar dia.

Dody mengatakan pengerjaan jembatan permanen tersebut sudah dimulai dikerjakan sejak Januari 2026, bahkan ada yang dibangun ketika Aceh masih dalam status tanggap darurat.

"Pekerjaan dipercepat karena sudah dimulai beberapa minggu lalu, bahkan saat kondisi masih darurat sudah mulai dikerjakan. Intinya, jembatan yang sebelumnya bersifat sementara, dibangun kembali secara permanen," katanya.



Baca juga: Pemkab Bireuen percepat pembangunan hunian tetap

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026