Banda Aceh (ANTARA) - Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Aceh Besar memperkenalkan pelaksanaan ibadah haji sejak dini melalui kegiatan manasik haji cilik yang diikuti sebanyak 400 anak.
“Kegiatan ini merupakan sarana pembelajaran berbasis bermain peran bagi anak usia dini. Anak-anak belajar menunaikan rukun Islam kelima dengan cara yang menyenangkan,” kata Ketua PD HIMPAUDI Aceh Besar, Dela Tiarta Sari di Banda Aceh, Selasa.
Ia menjelaskan pelaksanaan manasik haji cilik 2026 yang dipusatkan di Asrama Haji Banda Aceh itu diikuti sebanyak 400 anak dari 27 lembaga pendidikan yang berasal dari berbagai wilayah seperti Seulimum, Indrapuri, Lhoong, Lhoknga, Peukanbada, Leupung, dan Ingin Jaya.
Menurut dia dalam pelaksanaan kegiatan para guru mengedepankan pendekatan yang ramah dan edukatif sehingga anak-anak dapat mengikuti dengan sempurna seluruh proses manasik haji cilik.
Baca: Bunda PAUD hidupkan program Segarmadu di Aceh Besar
Ia menambahkan kegiatan tersebut meliputi praktik manasik haji, edukasi rukun Islam kelima, serta penanaman nilai-nilai keislaman melalui pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.
Bunda PAUD Aceh Besar, Rita Mayasari mengatakan anak-anak telah mengikuti berbagai rangkaian manasik haji seperti dari thawaf, sa’i dan wukuf di Padang Arafah termasuk simulasi perjalanan menggunakan pesawat.
“Insya Allah nanti kalau sudah besar, kita semua bersama orang tua bisa melaksanakan ibadah haji. Hari ini kita belajar bagaimana tata cara pelaksanaannya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ia juga menanamkan nilai motivasi kepada anak-anak agar memiliki cita-cita tinggi dan semangat belajar sejak dini sehingga dapat meraih kesuksesan di masa mendatang.
Ia juga mengapresiasi peran guru dan orang tua yang telah membimbing serta mendampingi anak-anak dalam kegiatan edukasi tersebut dan kelak nantinya dapat menjadi bekal bagi mereka saat dewasa.
Baca: Perjuangan Merintis Pendidikan Anak Usia Dini di Pelosok Aceh Timur
Pewarta: M IfdhalEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026