Aceh Timur (ANTARA) - Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kuala Geulumpang, di Blang Geulumpang, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, ambruk, sehingga tidak dapat dimanfaatkan nelayan bongkar muat hasil tangkapan.
"Kondisinya sudah ambruk total dan sama sekali tidak dapat dimanfaatkan para nelayan untuk bongkar muat hasil tangkapan," kata Camat Julok Muhammad Ishak di Aceh Timur, Rabu.
Menurutnya, keberadaan dermaga tersebut sangat penting bagi masyarakat pesisir, mengingat setiap hari puluhan nelayan menggantungkan aktivitas ekonomi di kawasan itu.
Ia menilai, pembangunan kembali dermaga menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas nelayan tidak terganggu dan roda perekonomian masyarakat tetap berjalan.
Baca: Sebanyak 30 kapal nelayan rusak akibat banjir di Aceh Timur
"Potensi tangkapan nelayan di sini cukup besar. Dari pengamatan di lapangan, puluhan nelayan setiap hari beraktivitas di lokasi ini. Sangat wajar jika dermaga ini dibangun kembali," katanya.
Sebagai tindak lanjut, Camat Julok menyatakan segera melaporkan kondisi tersebut kepada Bupati Aceh Timur. Selain itu, pihak desa juga diminta menyampaikan surat resmi agar usulan pembangunan bisa dibahas dalam Musrenbang Kecamatan Julok tahun depan.
Ia juga mengimbau para nelayan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar dermaga, mengingat kondisi bangunan yang semakin memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan.
"Kerusakan dermaga TPI Kuala Geulumpang kami harap segera mendapat perhatian pemerintah, sehingga para nelayan dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman," kata Muhammad Ishak.
Baca: Ikan tongkol hasil tangkapan nelayan Aceh Timur capai 1.505 ton per bulan
Pewarta: HayaturrahmahEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026