Simeulue (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menjajaki kerja sama dengan Bank Indonesia (BI) untuk memberdayakan masyarakat nelayan pesisir di kabupaten kepulauan tersebut.

Kepala DKP Simeulue Supriman Juliansyah di Simeulue, Kamis, mengatakan rencana kerja sama ini diharapkan menjadi jalan untuk mendongkrak kesejahteraan para nelayan dan pelaku usaha sektor perikanan.

"Kerja sama ini, selain meningkatkan kesejahteraan nelayan, juga dapat mempercepat program ekonomi biru yang berkelanjutan di Kabupaten Simeulue," katanya.

Supriman Juliansyah mengatakan rencana kerja sama pemberdayaan nelayan tersebut melalui dana corporate social responsibility (CSR) Bank Indonesia. 

Baca: DKP kembangkan budi daya rumput laut di perairan Simeulue

Dokumen rencana kerja mencakup data komprehensif mengenai kelompok nelayan tangkap, kelompok budi daya, pelaku pengolahan hasil perikanan, hingga para pelaku usaha garam di wilayah Simeulue.

"Upaya kerja sama pemberdayaan nelayan ini merupakan arahan Bupati Simeulue Muhammad Nasrun Mikaris dan mendapat tanggapan yang baik dari BI," kata Supriman Juliansyah.

Menurut Supriman, pihak Bank Indonesia Perwakilan Aceh menyambut baik dan memberikan apresiasi atas usulan pemberdayaan masyarakat pesisir yang telah diajukan.

Dalam waktu dekat ini, kata Supriman, pihak BI berkunjung ke Kabupaten Simeulue sebagai bentuk tindak lanjut konkret atas pengajuan program yang disampaikan.

"Tim Bank Indonesia dijadwalkan berkunjung ke Kabupaten Simeulue pada minggu ketiga Juni mendatang untuk meninjau potensi lapangan secara langsung," kata Supriman Juliansyah.

Baca: Pulau Simeulue musim gurita, penghasilan nelayan meningkat



Pewarta: Ade Irwansah
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026