Bukan sekadar mati lampu

Blackout adalah simulasi kecil tentang bagaimana kehidupan modern dapat lumpuh dalam hitungan menit komunikasi terganggu, lalu lintas kacau, sinyal telekomunikasi melemah, rumah sakit terganggu, pusat ekonomi berhenti, dan kepanikan publik menyebar cepat melalui media sosial.

Malam itu, masyarakat Sumatera sebenarnya sedang melihat betapa rapuhnya peradaban digital ketika energi tiba-tiba hilang.

Di sinilah negara harus belajar.

Indonesia membutuhkan audit besar terhadap ketahanan infrastruktur energi nasional, termasuk keamanan siber kelistrikan, redundansi transmisi, perlindungan objek vital, kemampuan pemulihan cepat, serta integrasi antara PLN, BIN, BSSN, TNI, Polri dan Kementerian ESDM dalam sistem early warning nasional.

Sebab ancaman masa depan tidak selalu datang dalam bentuk invasi militer. Kadang ia datang dalam bentuk kota yang mendadak gelap.

Dan ketika lampu padam bersamaan di banyak wilayah, sesungguhnya yang sedang diuji bukan hanya jaringan listrik, tetapi kesiapan negara menghadapi era perang infrastruktur abad ke-21.

 

*Penulis adalah Pemerhati Isu Strategis & Doktor Ilmu komunikasi Unpad



Pewarta: Dr. Safriady S.sos, M.I.kom
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026