"Selain palawija, kita juga mengembangkan komoditas lainnya seperti kakao, sayur-sayuran dan buah-buahan, karena memang potensinya cukup besar," kata Gubernur Irwandi saat panen perdana jagung hibrida di Desa Cot Muegoe, Kacamata Jeumpa, Bireuen, Minggu.
Gubernur Irwandi mengatakan Pemerintah Aceh tetap fokus sektor pertanian, seperti jagung, kedelai dan padi serta komoditas lainnya seperti kakao, sayur-mayur dan buah-buahan.
Disebutkan, Kabupaten Aceh Tenggara bisa menjadi contoh bagi kabupaten/kota lainnya dalam mengembangkan sektor pertanian, khususnya kakao dan jagung.
Saat ini ada sekitar 1.245 hektare lahan yang ditanami jagung di Aceh Tenggara dengan produksi rata-rata 5 ton/hektare, sementara harga jual di tingkat petani Rp3.000/Kg.
Disebutkan, hampir wilayah di Aceh sangat cocok ditanami palawija dan komoditas ekspor perkebunan lainnya, sehingga ini sektor ini bisa menjadi andalan petani.
Irwandi mengharapkan masyarakat untuk terus mengembangkan tanaman palawija dan perkebunan serta hortikultura, karena pemerintah daerah dan pusat mendukung dengan memberi bantuan bibit dan sarana produksi lainnya.
Pewarta: Yudi WbcEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026