Banda Aceh (ANTARA) - Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, Kolonel Pnb Hendro Arief Herianto mengatakan meski wilayah Aceh aman, namun pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan.

"Wilayah udara Aceh cukup aman. Namun begitu, kami juga terus meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang pemilihan umum," kata Kolonel Pnb Hendro Arief Herianto di Lanud SIM, Aceh Besar, Sabtu.

Perwira menengah TNI AU itu menyatakan, kondisi aman tersebut terpantau setelah empat pesawat tempur F16 dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, melakukan patroli di wilayah udara Aceh.

Sasaran patroli adalah pesawat-pesawat asing yang masuk wilayah udara di bagian barat Indonesia. Namun, selama patroli tidak ditemukan pesawat asing masuk wilayah udara Aceh tanpa izin atau ilegal.

Dia mengatakan, patroli udara juga bagian dari pengamanan pemilihan umum anggota legislatif dan pemilihan presiden. Pengamanan wilayah udara ini bentuk dukungan TNI kepada kepolisian.

"Pengamanan ini merupakan terjemahan instruksi Panglima TNI dan Kapolri yang menjamin masyarakat mengikuti pemilu hingga ke tempat pemungutan suara," katanya.

Terkait dengan ancaman udara, ia mengakui tetap selalu ada. Seperti menurun paksa pesawat asing yang masuk wilayah udara Indonesia tanpa izin di Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu.

"Semua ancaman udara tersebut mampu ditangani dengan baik oleh TNI AU. Kami prajurit TNI Angkatan Udara harus selalu siap dan mampu mengamankan wilayah udara Indonesia yang luas ini," kata dia.

Bersamaan patroli udara, TNI AU juga menggelar latihan di Lanud SIM. Latihan melibatkan puluhan personel, baik di udara maupun darat. Latihan juga melibatkan pesawat tempat F16, helikopter super puma, dan pesawat hercules.

Patroli dan latihan tersebut merupakan kegiatan rutin TNI Angkatan Udara di Lanud Sultan Iskandar Muda Blangbintang. Kegiatan tersebut berlangsung sejak 24 Februari lalu.

"Latihan ini untuk menyiapkan prajurit TNI AU untuk selalu siap mengamankan wilayah udara NKRI dari ancaman luar," kata Danlanud SIM Kolonel Pnb Hendro Arief Herianto.
 

Pewarta: M.Haris SA
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026